Arswendo meninggal dunia
Jumat, 19 Juli 2019 18:57 WIB
Arswendo Atmowiloto dalam konferensi pers film "Keluarga Cemara" di Jakarta, Jumat (29/9/2017). (ANTARA News/ Nanien Yuniar )
Jakarta (ANTARA) - Kabar duka datang dari sastrawan dan wartawan senior Arswendo Atmowiloto dikabarkan meninggal dunia pada hari Jumat sore di kediamannya di Komplek Kompas, Petukangan, Jakarta.
Kabar mengenai meninggalnya Arswendo Atmowiloto juga telah di konfirmasi kebenarannya oleh sahabat dekatnya, Erros Djarot.
"Iya betul," kata Erros Djarot saat dikonfirmasi ANTARA, Jumat.
Adapun penyebab meninggalnya Arswendo Amtmowiloto karena penyakit prostat. Sebelum wafat, Arswendo Atmowiloto juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Jakarta.
Arswendo Atmowiloto lahir di Solo, pada tanggal 26 November 1948. Semasa hidup ia dikenal sebagai sastrawan dan wartawan di berbagai majalah dan koran.
Nama Arswendo semakin dikenal luas setelah mendirikan PH dan memproduksi sinetron populer "Keluarga Cemara" hingga "Satu Kakak Tujuh Keponakan".
Kabar mengenai meninggalnya Arswendo Atmowiloto juga telah di konfirmasi kebenarannya oleh sahabat dekatnya, Erros Djarot.
"Iya betul," kata Erros Djarot saat dikonfirmasi ANTARA, Jumat.
Adapun penyebab meninggalnya Arswendo Amtmowiloto karena penyakit prostat. Sebelum wafat, Arswendo Atmowiloto juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Jakarta.
Arswendo Atmowiloto lahir di Solo, pada tanggal 26 November 1948. Semasa hidup ia dikenal sebagai sastrawan dan wartawan di berbagai majalah dan koran.
Nama Arswendo semakin dikenal luas setelah mendirikan PH dan memproduksi sinetron populer "Keluarga Cemara" hingga "Satu Kakak Tujuh Keponakan".
Pewarta : Yogi Rachman
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jenazah Arswendo Atmowiloto diberangkatkan dari rumah duka untuk misa requiem
20 July 2019 10:27 WIB, 2019
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB