Sungai Ogan OKU tercemar limbah ringan
Jumat, 21 Juni 2019 20:55 WIB
Hasil uji laboratorium oleh DLH OKU menunjukan air Sungai Ogan tercemar limbah ringan (ANTARA News Sumsel/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Hasil uji sampel air Sungai Ogan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) wilayah setempat tercemar limbah ringan akibat sampah rumah tangga yang dibuang masyarakat ke sungai.
"Hasil uji sampel di laboratorium Provinsi Sumsel beberapa waktu lalu air Sungai Ogan tercemar limbah ringan, namun masih layak di konsumsi manusia," kata Kabid Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan DLH Ogan Komering Ulu (OKU), Lastri Novita melalui Kasi Pencemaran Lingkungan, RA Feni Purnamasari di Baturaja, Jumat (21/6).
Pengambilan sampel yang dilakukan di tiga lokasi yaitu bagian hulu di Desa Pusar, tengah di Jembatan Ogan Satu, sedangkan untuk bagian hilir di Desa Terusan tersebut guna menguji kandungan air sungai apakah masih layak dikonsumsi manusia atau tidak.
"Sejauh ini masih layak meskipun status hasil uji laboratorium air Sungai Ogan tercemar limbah ringan," katanya.
Limbah yang terdapat di Sungai Ogan sebagian merupakan sampah jenis plastik dari sisa pembuangan rumah tangga yang dibuang masyarakat ke sungai hingga tercemar.
Banyaknya sampah di sungai menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) masih sangat rendah.
Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada masyarakat khususnya yang bermukim di DAS wilayah setempat untuk tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai agar tidak tercemar.
"Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan agar sungai tidak tercemar sehingga aman airnya aman untuk dikonsumsi," ujarnya.
"Hasil uji sampel di laboratorium Provinsi Sumsel beberapa waktu lalu air Sungai Ogan tercemar limbah ringan, namun masih layak di konsumsi manusia," kata Kabid Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan DLH Ogan Komering Ulu (OKU), Lastri Novita melalui Kasi Pencemaran Lingkungan, RA Feni Purnamasari di Baturaja, Jumat (21/6).
Pengambilan sampel yang dilakukan di tiga lokasi yaitu bagian hulu di Desa Pusar, tengah di Jembatan Ogan Satu, sedangkan untuk bagian hilir di Desa Terusan tersebut guna menguji kandungan air sungai apakah masih layak dikonsumsi manusia atau tidak.
"Sejauh ini masih layak meskipun status hasil uji laboratorium air Sungai Ogan tercemar limbah ringan," katanya.
Limbah yang terdapat di Sungai Ogan sebagian merupakan sampah jenis plastik dari sisa pembuangan rumah tangga yang dibuang masyarakat ke sungai hingga tercemar.
Banyaknya sampah di sungai menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) masih sangat rendah.
Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada masyarakat khususnya yang bermukim di DAS wilayah setempat untuk tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai agar tidak tercemar.
"Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan agar sungai tidak tercemar sehingga aman airnya aman untuk dikonsumsi," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB