Tangerang dilanda banjir
Sabtu, 18 Mei 2019 11:44 WIB
Petugas mengevakuasi warga saat terjadi Banjir di Kota Tangerang kemarin. (ANTARA)
Tangerang (ANTARA) - Peningkatan debit air di Kali Cirarab Kota Tangerang Banten yang menyebabkan banjir ke pemukiman warga disebabkan salah satunya akibat alirannya ke bendung Sarakan di Kabupaten Tangerang tersumbat eceng gondok.
Plt Kepala Dinas PUPR Tatang Sutisna di Tangerang Sabtu mengatakan, dari hasil penelusuran yang dilakukan hingga ke bendung Sarakan, ternyata memang banyak eceng gondok yang ditemukan.
Oleh petugas, eceng gondok tersebut sudah dibersihkan sehingga aliran di Kali Cirarab menjadi lancar dan alami luapan ke pemukiman dan jalan.
"Petugas masih terus melakukan pembersihan Kali Cirarab, termasuk eceng gondok yang menjadi penyebab banjir dari luapan Kali Cirarab," ujarnya.
Tatang menambahkan, penurunan debit di Kali Cirarab adalah solusi untuk mengatasi banjir di wilayah Kecamatan Periuk. "Kita akan turunkan terus debit air di kali cirarab," ujarnya.
Sebelumnya, pada hari Jumat (17/5), ketinggian air di Kali Cirarab mencapai 300 centimeter dan dinyatakan siaga 1.
Dinas PUPR Kota Tangerang pun telah melakukan beberapa skenario penanganan mulai dari menutup pintu air Ledug sebanyak lima buah.
Kemudian mengoperasikan dua unit pompa dengan kapasitas 500 liter perdetik. Termasuk juga pompa di Situ Bulakan dengan kapasitas yang sama sebanyak satu unit.
Lalu dua unit poma di Alamanda dan Garden City pun dioperasikan. Penyebab air masuk dari pasar lingkungan telah diatasi petugas.
Plt Kepala Dinas PUPR Tatang Sutisna di Tangerang Sabtu mengatakan, dari hasil penelusuran yang dilakukan hingga ke bendung Sarakan, ternyata memang banyak eceng gondok yang ditemukan.
Oleh petugas, eceng gondok tersebut sudah dibersihkan sehingga aliran di Kali Cirarab menjadi lancar dan alami luapan ke pemukiman dan jalan.
"Petugas masih terus melakukan pembersihan Kali Cirarab, termasuk eceng gondok yang menjadi penyebab banjir dari luapan Kali Cirarab," ujarnya.
Tatang menambahkan, penurunan debit di Kali Cirarab adalah solusi untuk mengatasi banjir di wilayah Kecamatan Periuk. "Kita akan turunkan terus debit air di kali cirarab," ujarnya.
Sebelumnya, pada hari Jumat (17/5), ketinggian air di Kali Cirarab mencapai 300 centimeter dan dinyatakan siaga 1.
Dinas PUPR Kota Tangerang pun telah melakukan beberapa skenario penanganan mulai dari menutup pintu air Ledug sebanyak lima buah.
Kemudian mengoperasikan dua unit pompa dengan kapasitas 500 liter perdetik. Termasuk juga pompa di Situ Bulakan dengan kapasitas yang sama sebanyak satu unit.
Lalu dua unit poma di Alamanda dan Garden City pun dioperasikan. Penyebab air masuk dari pasar lingkungan telah diatasi petugas.
Pewarta : Achmad Irfan
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Palembang matangkan persiapan revitalisasi Sungai Bendung cegah banjir
20 July 2026 19:59 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB