Dewan OKU usut 6.000 ton beras busuk
Selasa, 5 Februari 2019 17:38 WIB
Anggota DPRD OKU Yopi Syahrudin bersama Ridar Ketua Komisi III DPRD OKU saat melakukan sidak ke gudang milik SubDivre Bulog OKU. (ANTARA News Sumsel/Edo Purmana)
Baturaja, Sumsel (ANTARA News Sumsel) - Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan akan mengusut penemuan 6.000 ton beras tidak layak konsumsi karena hancur dan berbau busuk yang ditemukan di gudang Bulog Sub Divre setempat di wilayah OKU Timur.
"Terkait 6.000 ton beras tidak layak konsumsi yang ditemukan tim Sergab TNI AD di gudang penyimpanan bulog di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur beberapa waktu lalu, kami akan segera memanggil pihak terkait tersebut untuk dimintai pertanggungjawabannya," kata Anggota DPRD Ogan Komering Ulu, Yopi Syahrudin di Baturaja, Selasa.
Dia menambahkan, pihaknya sudah turun ke lapangan mendatangi gudang Trukis Rahayu milik Bulog Sub Divre OKU di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur guna memastikan temuan ribuan ton beras busuk tersebut.
Menurut dia, dalam pantauan tersebut pihaknya menemukan ribuan ton beras pengadaan 2015 ditemukan di gudang penyimpanan milik bulog di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dengan kondisi busuk, berkutu dan hancur layaknya makanan hewan.
"Kami akan mencari tahu apa penyebab ribuan ton beras tertimbun sejak 2015 dan bagaimana proses pengadaannya bulog harus bertanggung jawab," tegasnya.
Sementara, Staf Gudang Bulog Terukis Rahayu, Mukhsin secara terpisah membenarkan adanya 6.000 ton beras busuk yang tersimpan di beberapa gudang penyimpanan milik Bulog tersebut.
"Gudang di sini hanya tersimpan 3.000 ton beras 2015 dan 200 ton gula 2018, sisanya ada di gudang wilayah Kecamatan Belitang dan gudang lainnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur," katanya.
Diakuinya, pembelian beras tidak layak konsumsi tersebut dilakukan dengan mitra bulog berinisial FH dan BR seharga Rp8.000/kilogram.
"Lebih jelasnya silakan tanya dengan Kepala Bulog saja, karena saya hanya bertugas menjaga gudang," ujarnya.
"Terkait 6.000 ton beras tidak layak konsumsi yang ditemukan tim Sergab TNI AD di gudang penyimpanan bulog di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur beberapa waktu lalu, kami akan segera memanggil pihak terkait tersebut untuk dimintai pertanggungjawabannya," kata Anggota DPRD Ogan Komering Ulu, Yopi Syahrudin di Baturaja, Selasa.
Dia menambahkan, pihaknya sudah turun ke lapangan mendatangi gudang Trukis Rahayu milik Bulog Sub Divre OKU di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur guna memastikan temuan ribuan ton beras busuk tersebut.
Menurut dia, dalam pantauan tersebut pihaknya menemukan ribuan ton beras pengadaan 2015 ditemukan di gudang penyimpanan milik bulog di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dengan kondisi busuk, berkutu dan hancur layaknya makanan hewan.
"Kami akan mencari tahu apa penyebab ribuan ton beras tertimbun sejak 2015 dan bagaimana proses pengadaannya bulog harus bertanggung jawab," tegasnya.
Sementara, Staf Gudang Bulog Terukis Rahayu, Mukhsin secara terpisah membenarkan adanya 6.000 ton beras busuk yang tersimpan di beberapa gudang penyimpanan milik Bulog tersebut.
"Gudang di sini hanya tersimpan 3.000 ton beras 2015 dan 200 ton gula 2018, sisanya ada di gudang wilayah Kecamatan Belitang dan gudang lainnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur," katanya.
Diakuinya, pembelian beras tidak layak konsumsi tersebut dilakukan dengan mitra bulog berinisial FH dan BR seharga Rp8.000/kilogram.
"Lebih jelasnya silakan tanya dengan Kepala Bulog saja, karena saya hanya bertugas menjaga gudang," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dukung Apel Akbar Satlinmas, Bank Sumsel Babel raih penghargaan khusus Pemprov Sumsel
30 August 2026 16:58 WIB
Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina PHR Zona 4 salurkan 4.000 paket sembako murah di Sumsel
17 August 2026 20:19 WIB
Bank Sumsel Babel dukung Pemprov Sumsel wujudkan "Health Tourism" berkelas nasional
06 July 2026 8:14 WIB
FEB Universitas Tridinanti dan ANTARA edukasi mahasiswa cara bijak manfaatkan AI
11 June 2026 16:06 WIB
Bank Sumsel Babel gelar Wali Kota Cup Darussalam meriahkan HUT Kota Palembang
06 June 2026 23:11 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB
Lima penerbangan Palembang-Jakarta dibatalkan, dampak erupsi Anak Krakatau
06 September 2026 9:35 WIB