Pemkot Palembang "bedah rumah" tata daerah kumuh
Selasa, 8 Januari 2019 11:12 WIB
Arsip- Rumah warga mengikuti program bedah rumah oleh Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Palembang. (ANTARA News Sumsel/Kiki Wulandari/Erwin)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan berupaya melanjutkan program "Bedah Rumah" untuk membantu perbaikan rumah warga miskin dan melakukan penataan daerah kumuh.
"Program Bedah Rumah pada tahun ini diupayakan berjalan lebih baik lagi dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah," kata Sekda Palembang Harobin Mastofa, di Palembang, Senin.
Ia menjelaskan, untuk menjalankan program tersebut, selain menggunakan dana APBD, pihaknya juga didukung dana zakat dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota setempat.
Kegiatan perbaikan rumah warga miskin itu secara bertahap dilakukan di sejumlah daerah yang terdapat banyak kawasan kumuh sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi daerah kumuh, kata Sekda.
Sementara Ketua Baznas Kota Palembang Said Marhadan menambahkan program "bedah rumah" yang dijalankan bersama Pemkot Palembang sejak dua tahun terakhir akan dilanjutkan.
Untuk melakukan kegiatan perbaikan rumah warga miskin itu pihaknya menyiapkan dana bantuan untuk membeli bahan bangunan sebesar Rp50 juta per unit.
Selain program "bedah rumah", dana zakat yang dikumpulkan dari warga Palembang juga digunakan untuk kegiatan khitanan massal, bantuan berobat dan sekolah kepada anak-anakkeluarga miskin, dan beberapa program sosial lainnya, kata Said.
"Program Bedah Rumah pada tahun ini diupayakan berjalan lebih baik lagi dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah," kata Sekda Palembang Harobin Mastofa, di Palembang, Senin.
Ia menjelaskan, untuk menjalankan program tersebut, selain menggunakan dana APBD, pihaknya juga didukung dana zakat dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota setempat.
Kegiatan perbaikan rumah warga miskin itu secara bertahap dilakukan di sejumlah daerah yang terdapat banyak kawasan kumuh sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi daerah kumuh, kata Sekda.
Sementara Ketua Baznas Kota Palembang Said Marhadan menambahkan program "bedah rumah" yang dijalankan bersama Pemkot Palembang sejak dua tahun terakhir akan dilanjutkan.
Untuk melakukan kegiatan perbaikan rumah warga miskin itu pihaknya menyiapkan dana bantuan untuk membeli bahan bangunan sebesar Rp50 juta per unit.
Selain program "bedah rumah", dana zakat yang dikumpulkan dari warga Palembang juga digunakan untuk kegiatan khitanan massal, bantuan berobat dan sekolah kepada anak-anakkeluarga miskin, dan beberapa program sosial lainnya, kata Said.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB