Posko korban Lion air di Palembang sepi
Rabu, 31 Oktober 2018 20:45 WIB
Dokumentasi- Rekan korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610, Titot Hendrito, menunjukan foto dari rekan satu perusahaannya di Nindya Karya Dyah Damayanti. (ANTARA/Ricky Prayoga)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Posko pengaduan korban pesawat Lion Air JT 610 yang dibuka di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan, hingga hari ketiga kecelakaan pesawat tersebut mulai sepi.
Pantauan di Palembang, Rabu, tampak tidak banyak lagi keluarga korban yang mencari informasi mengenai kondisi keluarganya yang mengalami kecelakaan pesawat tujuan Jakarta-Pangkalpinang di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).
Kepala Divisi Operasional Angkasa Pura II Palembang Zulbrito mengatakan posko pengaduan yang dibuka tidak terlalu ramai karena hanya ada beberapa korban yang memiliki keluarga di kota ini.
Keluarga korban yang telah berkoordinasi dengan petugas posko telah diberikan penjelasan serta ada tiga orang yang difasilitasi pihak Lion Air berangkat ke Jakarta mewakili pihak keluarga untuk berkoordinasi dengan tim evakuasi/pencarian korban.
Ketiga orang yang difasilitasi keberangkatannya oleh pihak Lion Air itu perwakilan keluarga korban atas nama Ariska Cici, Candra Kirana, dan Asep Sarifudin.
Setelah perwakilan keluarga ketiga korban itu, hingga saat ini belum ada lagi yang melapor ke posko sebagai keluarga salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610 itu, ujarnya.
Dia menjelaskan meskipun posko pengaduan korban kecelakaan pesawat JT 610 mulai sepi, pihaknya masih tetap membuka posko tersebut hingga kegiatan pencarian dan evakuasi korban tuntas.
Jika ada masyarakat di wilayah Sumsel yang merasa anggota keluarganya termasuk sebagai salah satu penumpang peswaat Lion Air yang mengalami kecelakaan itu, bisa menghubungi petugas posko selama jam operasional Bandara SMB II Palembang, katanya.
Pantauan di Palembang, Rabu, tampak tidak banyak lagi keluarga korban yang mencari informasi mengenai kondisi keluarganya yang mengalami kecelakaan pesawat tujuan Jakarta-Pangkalpinang di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).
Kepala Divisi Operasional Angkasa Pura II Palembang Zulbrito mengatakan posko pengaduan yang dibuka tidak terlalu ramai karena hanya ada beberapa korban yang memiliki keluarga di kota ini.
Keluarga korban yang telah berkoordinasi dengan petugas posko telah diberikan penjelasan serta ada tiga orang yang difasilitasi pihak Lion Air berangkat ke Jakarta mewakili pihak keluarga untuk berkoordinasi dengan tim evakuasi/pencarian korban.
Ketiga orang yang difasilitasi keberangkatannya oleh pihak Lion Air itu perwakilan keluarga korban atas nama Ariska Cici, Candra Kirana, dan Asep Sarifudin.
Setelah perwakilan keluarga ketiga korban itu, hingga saat ini belum ada lagi yang melapor ke posko sebagai keluarga salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610 itu, ujarnya.
Dia menjelaskan meskipun posko pengaduan korban kecelakaan pesawat JT 610 mulai sepi, pihaknya masih tetap membuka posko tersebut hingga kegiatan pencarian dan evakuasi korban tuntas.
Jika ada masyarakat di wilayah Sumsel yang merasa anggota keluarganya termasuk sebagai salah satu penumpang peswaat Lion Air yang mengalami kecelakaan itu, bisa menghubungi petugas posko selama jam operasional Bandara SMB II Palembang, katanya.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dari Palembang ke seluruh Indonesia, beli pempek makin mudah dengan Lion Parcel
04 December 2025 10:16 WIB
Sambil kuliah, warga Palembang berhasil jadi agen Lion Parcel dan raup omzet ratusan juta rupiah
11 November 2025 20:08 WIB
Cuaca buruk Ahad kemarin, sempat berdampak ke penerbangan tujuan Bengkulu
14 October 2024 7:36 WIB, 2024
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB