FIFA segera batasi pinjaman dan biaya agen
Rabu, 26 September 2018 11:03 WIB
Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) (ANTARA)
Zurich, Swiss (Antara/Reuters) - Otoritas sepak bola tertinggi dunia, FIFA, akan segera melakukan reformasi terkait sistem transfer setelah sebuah komite utama mendukung proposal untuk membatasi pinjaman dan membatasi biaya agen.
Menurut FIFA, Rabu WIB, sebuah komite yang menghadirkan para pemangku kepentingan dari klub, liga, pemain dan asosiasi nasional, juga menyetujui rencana untuk membuat sebuah badan yang akan memproses transfer, menyusul pertemuan di London.
Namun, pernyataan FIFA itu tidak menyebutkan proposal secara tertulis yang dihasilkan satuan tugas sistem transfer - seperti yang dilihat oleh Reuters awal bulan ini - yaitu yang memuat hitung-hitungan biaya transfer.
FIFA mengatakan bahwa mereka sepakat pinjaman harus digunakan untuk "tujuan pengembangan pemain muda untuk melawan eksploitasi komersial" dan harus ada batasan pada jumlah pinjaman yang dapat dilakukan setiap klub pada musim tertentu.
Komite juga mendukung "peraturan baru dan lebih tegas untuk para agen", termasuk batasan tentang berapa banyak yang dapat mereka hasilkan dan berapa banyak pihak berbeda yang dapat mereka wakili dalam suatu transaksi tertentu.
FIFA mengatakan "clearing house" akan "memproses transfer dengan tujuan melindungi integritas sepakbola dan menghindari perilaku curang." "Kami telah membawa semua pihak untuk berdiskusi dan semua pemain kunci dari industri yang memahami bahwa kita perlu mengambil tindakan, dimulai hari ini untuk melalui proposal reformasi," kata Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pernyataannya.
"Ini adalah langkah pertama yang signifikan untuk mencapai transparansi yang lebih besar ... dan mengembangkan konsensus tentang cara menangani masalah agen, pinjaman, dan aspek penting lainnya dari sistem transfer," katanya menambahkan.
Menurut FIFA, Rabu WIB, sebuah komite yang menghadirkan para pemangku kepentingan dari klub, liga, pemain dan asosiasi nasional, juga menyetujui rencana untuk membuat sebuah badan yang akan memproses transfer, menyusul pertemuan di London.
Namun, pernyataan FIFA itu tidak menyebutkan proposal secara tertulis yang dihasilkan satuan tugas sistem transfer - seperti yang dilihat oleh Reuters awal bulan ini - yaitu yang memuat hitung-hitungan biaya transfer.
FIFA mengatakan bahwa mereka sepakat pinjaman harus digunakan untuk "tujuan pengembangan pemain muda untuk melawan eksploitasi komersial" dan harus ada batasan pada jumlah pinjaman yang dapat dilakukan setiap klub pada musim tertentu.
Komite juga mendukung "peraturan baru dan lebih tegas untuk para agen", termasuk batasan tentang berapa banyak yang dapat mereka hasilkan dan berapa banyak pihak berbeda yang dapat mereka wakili dalam suatu transaksi tertentu.
FIFA mengatakan "clearing house" akan "memproses transfer dengan tujuan melindungi integritas sepakbola dan menghindari perilaku curang." "Kami telah membawa semua pihak untuk berdiskusi dan semua pemain kunci dari industri yang memahami bahwa kita perlu mengambil tindakan, dimulai hari ini untuk melalui proposal reformasi," kata Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pernyataannya.
"Ini adalah langkah pertama yang signifikan untuk mencapai transparansi yang lebih besar ... dan mengembangkan konsensus tentang cara menangani masalah agen, pinjaman, dan aspek penting lainnya dari sistem transfer," katanya menambahkan.
Pewarta : ANTARA
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hasil Liga Jerman: Stuttgart pesta gol ke gawang Wolfsburg, tembus empat besar
02 March 2026 4:07 WIB
Vincent Kompany buka suara usai Bayern Muenchen menang dramatis di kandang Dortmund
01 March 2026 16:54 WIB
Jadwal BRI Super League Pekan ke-24: Duel klasik Persebaya vs Persib dan Persija hadapi Borneo FC
28 February 2026 4:41 WIB
Hansi Flick ingatkan pemain Barcelona bidik kemenangan demi posisi puncak klasemen
31 January 2026 16:57 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Lolos semifinal Swiss Open 2026, Anthony Ginting sebut keluarga jadi motivasinya bangkit usai cedera
14 March 2026 8:56 WIB
Meski unggul agregat, Luis Enrique tegaskan PSG tak akan bermain aman di markas Chelsea
13 March 2026 8:59 WIB