Lubuklinggau (ANTARA News Sumsel) - Bisnis ayam bakar saat ini sudah begitu menjamur, namun  ini baru pertama kalinya di Kota Lubuklinggau masakan asli Bandung bisa dinikmati di Ayam Gantung Pasundan.

"Memang sudah banyak kuliner aneka ayam bakar disini, namun  ayam gantung pasundan berbeda dari yang lainnya,"kata pemilik Ayam Gantung Pasundan Bebi, Sabtu.

Ia mengaku kebanyakan ayam terlebih dahulu  di ungkep saat proses masak, namun ditempatnya agar bumbu rempah-rempah yang diraciknya meresap dan teksturnya lebih enak, bumbu langsung disiram di ayam dan setelah disiram ayam digantung untuk dianginkan terlebih dahulu.

Lalu sesudah itu dikatakannya, barulah ayam di bakar atau digoreng sesuai dengan permintaan pelanggan, namun lebih enak jika dibakar menggunakan bara api.

"Ada berbagai menu rasa ciptaannya seperti rasa original, ada rasa saus padang, rasa lada hitam, dan ada juga rasa pedas asem juga ada manisnya yang saya sebut dengan rasa sangkuriang," ujarnya.
  Ayam gantung pasundan, Sabtu (25/8). (ANTARA News Sumsel/Sudirman/Erwin Matondang/18)

Selain itu untuk menambah citarasa dari ayam gantung pasundan, dirinya juga menyiapkan sambel col enak yang artinya dicolek enak dan apabila orang mencoleknya itu akan membuat orang ketagihan untuk mencicipinya.

Untuk menu sendiri yang tersedia dikatakannya selain berbagai macam jenis ayam, ada juga menu bebek dan masakan chinese food, tentunya para penikmat rasa dapat menikmatinya disini dengan harga yang tidak begitu mahal.

"Semua kalangan bisa mencicipinya, disini ada paket lengkap seharga Rp15 ribu yang isinya nasi putih ayam goreng, sayur asem ditambah sambal tempe kering, dan untuk yang bakar harganya Rp16 ribu saja," tutupnya.

 

Pewarta : Sudirman
Editor : Erwin Matondang
Copyright © ANTARA 2024