Anak jalanan tewas terkurung di monumen
Senin, 13 Agustus 2018 16:53 WIB
Seorang warga menunjukan lokasi pintu masuk monumen tempat anjal tersebut tidur dan terbakar di Lubuklinggau, Senin (13/8). (ANTARA News Sumsel/Sudirman/Erwin Matondang/18)
Lubuklinggau (ANTARA News Sumsel) -Tiga anak jalanan (Anjal) di Lubuklinggau Sumatera Selatan, mengalami luka bakar dan kehabisan oksigen, akibat terkurung didalam monumen perjuangan yang terbakar, akibat dari kejadian itu satu dari tiga anjal tewas.
"Saat itu kami sedang tidur bertiga bersama Yayan (16) dan Tina (15) didalam monumen, Minggu pukul 23.00 WIB sehabis pulang dari mengamen di pasar," kata Nuryani (16) saat sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit Sobirin, Senin.
Dijelaskannya, saat mereka sedang tidur pulas, sekitar pukul 04.30 WIB dirinya bangun, dan melihat didalam ruangan monumen sudah penuh dengan asap dan dari pintu masuk mengeluarkan api yang cukup besar.
Ia meneruskan, setelah melihat ada api tersebut dirinya langsung menggunakan jaket yang dikenakannya, mencoba memadamkan api, agar bisa keluar dari jebakan api.
"Saya berhasil keluar, lalu saya langsung meminta bantuan ke Polres, untuk meminta tolong membantu teman saya masih berada didalam," ungkapnya.
Akibat dari kejadian itu, dikatakannya satu temannya yang bernama Tina meninggal dunia, diduga karena menghirup asap didalam monumen, saat ini temannya tersebut sudah diantarkan kerumah duka.
Kedua anjal yang berhasil selamat saat menjalani perawatan intensif dirumah sakit di Lubuklinggau, Senin (13/8). (ANTARA News Sumsel/Sudirman/Erwin Matondang/18)
Nuryani mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui pasti api tersebut berasal dari mana, karena saat itu mereka sedang tidur pulas, namun diakuinya saat tidur tidak menghidupkan api.
Sementara Kabid Humas Rumah Sakit Sobirin Yasman Faizal saat dikonfirmasi dirinyaa membenarkan jika ketiganya diantarkan kerumah sakit, dalam kondisi lemas dan mengalami luka bakar sekitar 20 persen.
"Saat ini kita belum bisa menghubungi keluarganya karena tidak memiliki identitas lengkap, sementara satu temannya yang meninggal sudah dijemput pihak keluarga," tutupnya.
"Saat itu kami sedang tidur bertiga bersama Yayan (16) dan Tina (15) didalam monumen, Minggu pukul 23.00 WIB sehabis pulang dari mengamen di pasar," kata Nuryani (16) saat sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit Sobirin, Senin.
Dijelaskannya, saat mereka sedang tidur pulas, sekitar pukul 04.30 WIB dirinya bangun, dan melihat didalam ruangan monumen sudah penuh dengan asap dan dari pintu masuk mengeluarkan api yang cukup besar.
Ia meneruskan, setelah melihat ada api tersebut dirinya langsung menggunakan jaket yang dikenakannya, mencoba memadamkan api, agar bisa keluar dari jebakan api.
"Saya berhasil keluar, lalu saya langsung meminta bantuan ke Polres, untuk meminta tolong membantu teman saya masih berada didalam," ungkapnya.
Akibat dari kejadian itu, dikatakannya satu temannya yang bernama Tina meninggal dunia, diduga karena menghirup asap didalam monumen, saat ini temannya tersebut sudah diantarkan kerumah duka.
Kedua anjal yang berhasil selamat saat menjalani perawatan intensif dirumah sakit di Lubuklinggau, Senin (13/8). (ANTARA News Sumsel/Sudirman/Erwin Matondang/18)
Nuryani mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui pasti api tersebut berasal dari mana, karena saat itu mereka sedang tidur pulas, namun diakuinya saat tidur tidak menghidupkan api.
Sementara Kabid Humas Rumah Sakit Sobirin Yasman Faizal saat dikonfirmasi dirinyaa membenarkan jika ketiganya diantarkan kerumah sakit, dalam kondisi lemas dan mengalami luka bakar sekitar 20 persen.
"Saat ini kita belum bisa menghubungi keluarganya karena tidak memiliki identitas lengkap, sementara satu temannya yang meninggal sudah dijemput pihak keluarga," tutupnya.
Pewarta : Sudirman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cegah listrik padam di Sumatera, PLN minta Gubernur Sumsel buka jalan truk batu bara di Lubuk Linggau
22 January 2026 14:10 WIB
SAR Palembang cari seorang remaja yang tenggelam di Sungai Kelingi Lubuk Linggau
16 October 2025 17:20 WIB
Peduli sesama, Kajati Sumsel bedah rumah warga kurang mampu di Lubuklinggau
01 May 2025 18:28 WIB, 2025
Perkara PMI Linggau, jaksa geledah Unit Donor Darah, sita berkas, CPU dan handphone
25 April 2025 0:40 WIB, 2025
Ketua KPU Sumsel tinjau tahapan wawancata calon anggota PPS di Lubuk Linggau
22 May 2024 21:49 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Tim Satgas padamkan karhutla 8,5 hektare di Desa Merbau Ogan Komering Ulu
07 September 2026 22:41 WIB
Polisi terapkan metode spiral padamkan kebakaran lahan gambut di Muara Enim
07 September 2026 12:42 WIB
Sambal Joruk OKU Timur ditetapkan jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
07 September 2026 10:37 WIB