OJK sambut positif hasil "Right Issue" Bank Bukopin
Sabtu, 28 Juli 2018 17:45 WIB
Otoritas Jasa keuangan (OJK). (Ist)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik hasil "right issue" atau hak memesan efek terlebih dahulu Bank Bukopin sebesar Rp1,46 triliun yang dilakukan pada Jumat (27/7).
Keterangan pers tertulis OJK yang diterima di Jakarta, Sabtu, menyatakan pelaksanaan "right issue" telah dilakukan secara efektif dan sesuai dengan kerangka waktu yang telah direncanakan.
Tahapan proses "right issue" ini akan berdampak positif dalam memperkuat permodalan dan mendukung perkembangan bisnis Bank Bukopin.
Selain itu, keberhasilan proses pembelian saham ini juga mengindikasikan masih tingginya kepercayaan pelaku pasar internasional terhadap perbankan di Indonesia. Setelah proses tersebut, maka Kookmin Bank, yang tercatat sebagai salah satu bank terbesar di Korea dan standby buyer dalam "right issue", akan menguasai 22 persen saham Bank Bukopin.
Dengan Kookmin Bank yang mempunyai bisnis utama dalam UMKM, "right issue" ini diharapkan bisa mendorong penyaluran kredit ke sektor UMKM.
Secara keseluruhan, proses ini juga bisa membawa dampak positif bagi perkembangan bisnis Bank Bukopin dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Keterangan pers tertulis OJK yang diterima di Jakarta, Sabtu, menyatakan pelaksanaan "right issue" telah dilakukan secara efektif dan sesuai dengan kerangka waktu yang telah direncanakan.
Tahapan proses "right issue" ini akan berdampak positif dalam memperkuat permodalan dan mendukung perkembangan bisnis Bank Bukopin.
Selain itu, keberhasilan proses pembelian saham ini juga mengindikasikan masih tingginya kepercayaan pelaku pasar internasional terhadap perbankan di Indonesia. Setelah proses tersebut, maka Kookmin Bank, yang tercatat sebagai salah satu bank terbesar di Korea dan standby buyer dalam "right issue", akan menguasai 22 persen saham Bank Bukopin.
Dengan Kookmin Bank yang mempunyai bisnis utama dalam UMKM, "right issue" ini diharapkan bisa mendorong penyaluran kredit ke sektor UMKM.
Secara keseluruhan, proses ini juga bisa membawa dampak positif bagi perkembangan bisnis Bank Bukopin dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pewarta : Satyagraha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Lubricants Perkuat Pendidikan Vokasi dengan dirikan Bengkel Enduro Home Service
14 January 2026 12:13 WIB
BSB kembali terbaik nasional, pertahankan peringkat pertama SLE Index 2026
05 January 2026 14:56 WIB
Bank Sumsel Babel perkuat komitmen CSR pemberdayaan UMKM di Sembawa Color Run 2025
22 December 2025 9:59 WIB
Bupati Lampung Tengah gunakan uang suap untuk lunasi utang bank Pilkada 2024
14 December 2025 8:22 WIB
Kejati Sumsel tahan Direktur PT BSS dan PT SAL kasus pinjaman bank BUMN, rugikan negara Rp1,1 triliun
18 November 2025 10:54 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB