Dinkes terapkan program 1000 hari kehidupan bayi
Senin, 12 Februari 2018 16:42 WIB
Ilustrasi- Bayi (Pixabay)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Dinas Kesehatan Sumatera Selatan terus menerapkan program pemantauan 1000 hari perkembangan bayi di daerah tersebut.
"Hal ini karena masa tersebut bayi masih perlu selalu diawasi. Begitu juga asupan gizinya harus mencukupi supaya anak tumbuh kembang dengan baik," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumsel Fery Fahrizal di Palembang, Senin.
Dia mengatakan, dalam pemantauan kondisi anak tersebut pihaknya mengoptimalkan posyandu, karena posyandu salah satu tempat pemantauan perkembangan tumbuh anak apakah dalam kondisi sehat.
Selain itu, karena anak tumbuh sehat akan menambah angka harapan hidup.
Oleh karena itu faktor kesehatan sudah menjadi program utama Pemerintah Provinsi Sumsel sehingga dinas kesehatan sangat penting.
Sebelumnya Kepala Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih mengatakan, angka harapan hidup banyak faktor mempengaruhinya dan itu harus menjadi perhatian utama.
"Faktor pendukung untuk meningkatkan angka harapan hidup antara lain gizi yang cukup dan pelayanan kesehatan yang baik, Alhamdulillah angka yg harapan hidup Sumsel terus meningkat sehingga itu harus selalu dijaga dan ditingkatkan," katanya.
Berdasarkan data angka harapan hidup pada 2015 tecatat 69,14 dan meningkat menjadi 69,16 pada 2016.
Sementara jumlah kematian ibu pada 2015 sebanyak 166 dan menurun menjadi 142 pada 2016.
(T.U005/S025)
"Hal ini karena masa tersebut bayi masih perlu selalu diawasi. Begitu juga asupan gizinya harus mencukupi supaya anak tumbuh kembang dengan baik," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumsel Fery Fahrizal di Palembang, Senin.
Dia mengatakan, dalam pemantauan kondisi anak tersebut pihaknya mengoptimalkan posyandu, karena posyandu salah satu tempat pemantauan perkembangan tumbuh anak apakah dalam kondisi sehat.
Selain itu, karena anak tumbuh sehat akan menambah angka harapan hidup.
Oleh karena itu faktor kesehatan sudah menjadi program utama Pemerintah Provinsi Sumsel sehingga dinas kesehatan sangat penting.
Sebelumnya Kepala Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih mengatakan, angka harapan hidup banyak faktor mempengaruhinya dan itu harus menjadi perhatian utama.
"Faktor pendukung untuk meningkatkan angka harapan hidup antara lain gizi yang cukup dan pelayanan kesehatan yang baik, Alhamdulillah angka yg harapan hidup Sumsel terus meningkat sehingga itu harus selalu dijaga dan ditingkatkan," katanya.
Berdasarkan data angka harapan hidup pada 2015 tecatat 69,14 dan meningkat menjadi 69,16 pada 2016.
Sementara jumlah kematian ibu pada 2015 sebanyak 166 dan menurun menjadi 142 pada 2016.
(T.U005/S025)
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Waspada modus adopsi ilegal di medsos, Polda Sumsel tangkap penjual bayi di Palembang
25 February 2026 6:31 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB