Utusan Kemenag Sumsel juara karya tulis ilmiah penghulu
Kamis, 2 November 2017 15:02 WIB
Utusan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Agus Jaya juara pertama dalam karya tulis ilmiah penghulu tingkat nasional. (sumsel.kemenag.go.id)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Utusan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan tampil Agus Jaya juara pertama dalam karya tulis ilmiah penghulu tingkat nasional setelah mengalahkan pesaingnya dari Kalimantan Barat dan Jawa Tengah pada lomba tersebut.
Kakanwil Kemenag Sumsel HM Al Fajri Zabidi di Palembang, Kamis, mengapresisasi atas keberhasilan Agus pada lomba karya tulis ilmiah itu.
"Memang penghulu harus peka terhadap lingkungan dengan mengetahui apa yang sedang terjadi di tengah masyarakat ," kata dia, peng memiliki kemampuan dapat melakukan pembinaan secara tepat kepada masyarakat.
Lebih lanjut dia mengatakan, jadi penghargaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi penghulu dan kapasitasnya dalam bertugas di tengah-tengah masyarakat.
Apalagi Kantor Urusan Agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama karena penghulu yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Sehubungan itu dengan adanya kompetisi tersebut maka kegiatan kepenghuluan bisa terpublikasikan sekaligus akan termotivasi dalam berkarya, kata dia.
Sebelumnya Kasubdit Mutu Sarana Prasarana dan Sistem Informasi KUA Kemenag RI, Anwar Sa'adi mengatakan, posisi penghulu di tengah masyarakat sebagai manajer dan mubaligh.
Untuk itu perlu kemampuan sumber daya manusia yang baik sehingga bangsa semakin maju, kata dia.
Sementara Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin Latief mengatakan, selain lomba karya tulis ilimia juga dilaksanakan Musabaqoh Baca Kitab.
Untuk lomba Musabaqoh Baca Kitab utusan Sumsel atas nama Muhammad Said berada urutan tujuh, tambah dia.
Kakanwil Kemenag Sumsel HM Al Fajri Zabidi di Palembang, Kamis, mengapresisasi atas keberhasilan Agus pada lomba karya tulis ilmiah itu.
"Memang penghulu harus peka terhadap lingkungan dengan mengetahui apa yang sedang terjadi di tengah masyarakat ," kata dia, peng memiliki kemampuan dapat melakukan pembinaan secara tepat kepada masyarakat.
Lebih lanjut dia mengatakan, jadi penghargaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi penghulu dan kapasitasnya dalam bertugas di tengah-tengah masyarakat.
Apalagi Kantor Urusan Agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama karena penghulu yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Sehubungan itu dengan adanya kompetisi tersebut maka kegiatan kepenghuluan bisa terpublikasikan sekaligus akan termotivasi dalam berkarya, kata dia.
Sebelumnya Kasubdit Mutu Sarana Prasarana dan Sistem Informasi KUA Kemenag RI, Anwar Sa'adi mengatakan, posisi penghulu di tengah masyarakat sebagai manajer dan mubaligh.
Untuk itu perlu kemampuan sumber daya manusia yang baik sehingga bangsa semakin maju, kata dia.
Sementara Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin Latief mengatakan, selain lomba karya tulis ilimia juga dilaksanakan Musabaqoh Baca Kitab.
Untuk lomba Musabaqoh Baca Kitab utusan Sumsel atas nama Muhammad Said berada urutan tujuh, tambah dia.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Perkuat potensi perempuan, Kilang Plaju gelar pelatihan personal branding "Kartini Masa Kini"
24 April 2026 10:52 WIB