Mitra Bulog akan dilengkapi lemari pendingin
Kamis, 13 Juli 2017 18:23 WIB
(Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/17) ()
Palembang (Antarasumsel.com) - Mitra Badan Urusan Logistik Rumah Pangan Kita yang beroperasi di Palembang dan sekitarnya secara bertahap akan dilengkapi dengan lemari pendingin berkapasitas daging 100 kg.
Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Bachtiar AS di Palembang, Kamis, mengatakan, infrastruktur tambahan itu diharapkan dapat mendukung upaya penstabilan harga ketika terjadi kenaikan.
"Khusus untuk barang-barang pangan yang bisa disimpan di lemari es, seperti daging dan cabai merah," kata dia.
Ia mengatakan, selama ini Bulog kerap terkendala pada ketersediaan gudang berfasilitas lemari pendingin.
Selain menggunakan dana pemerintah untuk mewujudkannya, Bulog juga mengajak kalangan swasta untuk berperan dengan melirik bisnis penyewaan cold storage bagi agen dan distributor barang-barang pangan.
"Jika hanya mengharapkan dana pemerintah jelas sulit karena sangat terbatas. Kami mengharapkan kalangan swasta mau ambil bagian," kata dia.
Bahkan, Bulog menilai bisnis ini sangat menjanjikan mengingat terjadi pertumbuhan ekonomi cukup baik di Palembang, seiring dengan peran menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018.
"Seperti ikan beku, ini bisnis yang cukup menjanjikan. Bukan hanya daging beku," kata dia.
Harga kebutuhan pokok daging sapi pada Idul Fitri lalu relatif dapat ditekan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya karena adanya pasokan 24 ton daging beku kerbau impor dari India ke Sumsel.
Masyarakat mulai menyukai daging beku karena harga relatif murah yakni Rp80.000/kg, jika dibandingkan harga daging sapi bakalan Rp150.000/kg.
Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Bachtiar AS di Palembang, Kamis, mengatakan, infrastruktur tambahan itu diharapkan dapat mendukung upaya penstabilan harga ketika terjadi kenaikan.
"Khusus untuk barang-barang pangan yang bisa disimpan di lemari es, seperti daging dan cabai merah," kata dia.
Ia mengatakan, selama ini Bulog kerap terkendala pada ketersediaan gudang berfasilitas lemari pendingin.
Selain menggunakan dana pemerintah untuk mewujudkannya, Bulog juga mengajak kalangan swasta untuk berperan dengan melirik bisnis penyewaan cold storage bagi agen dan distributor barang-barang pangan.
"Jika hanya mengharapkan dana pemerintah jelas sulit karena sangat terbatas. Kami mengharapkan kalangan swasta mau ambil bagian," kata dia.
Bahkan, Bulog menilai bisnis ini sangat menjanjikan mengingat terjadi pertumbuhan ekonomi cukup baik di Palembang, seiring dengan peran menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018.
"Seperti ikan beku, ini bisnis yang cukup menjanjikan. Bukan hanya daging beku," kata dia.
Harga kebutuhan pokok daging sapi pada Idul Fitri lalu relatif dapat ditekan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya karena adanya pasokan 24 ton daging beku kerbau impor dari India ke Sumsel.
Masyarakat mulai menyukai daging beku karena harga relatif murah yakni Rp80.000/kg, jika dibandingkan harga daging sapi bakalan Rp150.000/kg.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog targetkan groundbreaking pabrik padi Banyuasin dimulai September 2026
31 August 2026 18:51 WIB
Bulog Sumsel Babel serap 127 ton gabah hingga Agustus 2026, capai 73 persen target
28 August 2026 19:53 WIB
Penyaluran beras SPHP Bulog Sumsel Babel tembus 26 ribu ton hingga Agustus 2026
28 August 2026 8:07 WIB
Bulog OKU siapkan 1.418 ton beras bantuan pangan untuk 47.288 penerima manfaat
13 August 2026 7:45 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB