
Bulog Sumsel Babel siapkan beras untuk bantuan pangan

Palembang (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Sumsel Babel) menyiapkan stok beras untuk mendukung rencana penyaluran bantuan pangan pemerintah dengan mempercepat proses pengemasan ulang (rebagging) di seluruh gudang penyimpanan.
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel Ihsan di Palembang, Kamis, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan Bulog agar distribusi bantuan kepada masyarakat dapat segera dilaksanakan setelah pemerintah menerbitkan penugasan resmi.
"Pemerintah merencanakan kembali penyaluran bantuan pangan selama tiga bulan. Namun hingga saat ini Bulog masih menunggu penugasan resmi dari pemerintah," katanya.
Ia menjelaskan meski surat penugasan dan jadwal penyaluran belum diterima, seluruh jajaran operasional telah diminta melakukan berbagai persiapan, salah satunya melalui rebagging beras di gudang.
"Bulog telah diminta bersiap. Saat ini petugas di gudang sedang melakukan rebagging atau pengemasan ulang beras sehingga ketika penugasan diterbitkan, penyaluran dapat segera dilakukan," jelasnya.
Saat ini pemerintah masih mematangkan skema penyaluran bantuan, apakah akan diberikan satu bulan terlebih dahulu kemudian dua bulan berikutnya, atau langsung untuk alokasi tiga bulan.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kata dia, akan memperoleh 10 kilogram beras untuk alokasi satu bulan. Jika penyaluran dilakukan untuk dua bulan sekaligus, setiap keluarga akan menerima 20 kilogram beras, sedangkan apabila disalurkan tiga bulan sekaligus maka bantuan yang diterima menjadi 30 kilogram beras.
Bantuan pangan pada periode berikutnya diperkirakan hanya berupa beras. Namun demikian, Bulog masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait komoditas yang akan disalurkan.
Sebelumnya, Bulog telah menuntaskan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026 pada 30 Juni 2026. Pada penyaluran tersebut, bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan dengan alokasi 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng bagi setiap penerima manfaat.
Di Provinsi Sumatera Selatan, program tersebut menjangkau sekitar 968.499 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total realisasi penyaluran mencapai sekitar 19.369 ton beras dan 3.873.996 liter minyak goreng.
Sedangkan, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat sekitar 134.880 PBP yang menerima bantuan berupa 2.697 ton beras dan 539.520 liter minyak goreng.
Ihsan memastikan mekanisme distribusi bantuan pangan mendatang akan tetap dikawal hingga tingkat desa dan kelurahan agar masyarakat dapat mengambil bantuan di lokasi yang lebih dekat dari tempat tinggalnya.
"Yang pasti, Bulog telah diminta untuk bersiap karena anggaran bantuan pangan untuk tiga bulan telah disediakan pemerintah," kata dia.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
