Anggrek Merapi diharapkan dukung pariwisata
Kamis, 2 Maret 2017 11:24 WIB
Ilustrasi- Salah satu jenis anggrek (Antarasumsel.com/)
Sleman (Antarasumsel.com) - Beragam jenis anggrek yang ada di lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata minat khusus di wilayah setempat.
"Banyak sekali jenis anggrek yang ada di hutan lereng Gunung Merapi ini. Ini bisa bisa mendukung pariwisata minat khusus bagi para pecinta bunga anggrek," kata pembudi daya anggrek Merapi di Dusun Turgo, Kabupaten Sleman Musimin di Sleman, Kamis.
Menurut dia, di hutan Merapi ini terdapat banyak jenis anggrek, selain jenis vanda tri color yang sudah banyak dikenal masyarakat luas.
"Ada puluhan jenis anggrek yang ada di Merapi, namun banyak juga yang sudah hilang atau punah akibat beberapa kali terkena erupsi Gunung Merapi," katanya.
Ia mengatakan beberapa waktu terakhir ini terus ditemukan jenis anggrek baru di kawasan bukit Turgo, Pakem.
"Anggrek temuan baru ini sebelumnya memang pernah hidup di hutan Merapi, dan saat ini spesies anggrek ini mulai berkembang lagi," katanya.
Musimin mengatakan bagi peminat tanaman anggrek keberadaan berbagai jenis anggrek ini dapat dijadikan pengalaman untuk mencermati berbagai jenis anggrek di hutan setempat.
"Ini kan menarik, bisa jadi peluang wisata. Para penggemar anggrek bisa datang dan mencermati atau mengamati berbagai jenis anggrek yang ada di Merapi," katanya.
Ia mengatakan peluang ini tinggal dikemas agar lebih menarik kunjungan wisatawan minat khusus.
"Bisa dikemas dalam bentuk belajar membudidayakan anggrek, atau mengenal spesies-spesies anggrek yang ada di hutan Merapi," katanya.
"Banyak sekali jenis anggrek yang ada di hutan lereng Gunung Merapi ini. Ini bisa bisa mendukung pariwisata minat khusus bagi para pecinta bunga anggrek," kata pembudi daya anggrek Merapi di Dusun Turgo, Kabupaten Sleman Musimin di Sleman, Kamis.
Menurut dia, di hutan Merapi ini terdapat banyak jenis anggrek, selain jenis vanda tri color yang sudah banyak dikenal masyarakat luas.
"Ada puluhan jenis anggrek yang ada di Merapi, namun banyak juga yang sudah hilang atau punah akibat beberapa kali terkena erupsi Gunung Merapi," katanya.
Ia mengatakan beberapa waktu terakhir ini terus ditemukan jenis anggrek baru di kawasan bukit Turgo, Pakem.
"Anggrek temuan baru ini sebelumnya memang pernah hidup di hutan Merapi, dan saat ini spesies anggrek ini mulai berkembang lagi," katanya.
Musimin mengatakan bagi peminat tanaman anggrek keberadaan berbagai jenis anggrek ini dapat dijadikan pengalaman untuk mencermati berbagai jenis anggrek di hutan setempat.
"Ini kan menarik, bisa jadi peluang wisata. Para penggemar anggrek bisa datang dan mencermati atau mengamati berbagai jenis anggrek yang ada di Merapi," katanya.
Ia mengatakan peluang ini tinggal dikemas agar lebih menarik kunjungan wisatawan minat khusus.
"Bisa dikemas dalam bentuk belajar membudidayakan anggrek, atau mengenal spesies-spesies anggrek yang ada di hutan Merapi," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel latih warga Pangkalpinang budidayakan anggrek
30 August 2025 20:29 WIB, 2025
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Jaga ekosistem laut, Pertamina Trans Kontinental tanam 512 terumbu karang di Sulawesi Utara
20 August 2026 7:24 WIB
Ubah limbah jadi bermanfaat, Kilang Plaju dorong Kelompok Proklim ciptakan produk bernilai
10 August 2026 22:42 WIB
Tim Gabungan berhasil kendalikan karhutla di Taman Nasional Gunung Rinjani NTB
09 August 2026 10:53 WIB
Pertamina Kilang Plaju kukuhkan kawasan siaga bencana dan gelar pelatihan mitigasi
02 August 2026 8:36 WIB
Pakar IPB imbau pemerintah antisipasi risiko karhutla terkait Super El Nino 2026--2027
28 July 2026 16:46 WIB