Jerman tekankan kerja sama pendidikan kejuruan
Jumat, 17 Februari 2017 12:25 WIB
Retno LP Marsudi ((ANTARA FOTO/Andika Wahyu))
Jakarta (Antarasumsel.com) - Menlu Retno Marsudi dan Menlu Jerman, Sigmar Gabriel, pada pertemuan bilateral di Bonn pada Kamis (16/2), membahas tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jerman pada April 2016 lalu, khususnya terkait kerja sama bidang pendidikan kejuruan.
Keterangan dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan kedua Menlu juga sepakat untuk segera memperluas bidang kerja sama komprehensif antara Indonesia dan Jerman.
Terkait dengan pendidikan kejuruan, Menlu Jerman menekankan bahwa sistem pendidikan ini hanya akan berhasil apabila ada peran aktif, kolaborasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari perusahaan dan organisasi buruh atas pentingnya tenaga kerja yang terampil.
Menlu Gabriel menyampaikan bahwa di Jerman, sistem pendidikan kejuruan berhasil karena ada kerja sama yang baik antara perusahaan dan organisasi buruh yang menentukan keahlian tenaga kerja yang dibutuhkan pasar.
"Kami mengundang sektor swasta di Jerman untuk berkolaborasi dengan Indonesia guna mendukung pendidikan kejuruan melalui program magang dan 'training for trainee' (pelatihan bagi pelatih)," ujar Menlu Retno.
Selain itu, kedua Menlu juga membahas kerja sama di bidang maritim dan pembangunan.
Di bidang maritim, Menlu Retno mengundang investor Jerman untuk turut mendukung pengembangan Pusat Kelautan dan Perikanan di pulau-pulau terdepan di Indonesia.
Menlu Retno juga mengharapkan agar pembahasan kerja sama pembangunan dapat diarahkan sesuai priortas pembangunan nasional.
Jerman merupakan mitra dagang utama Indonesia di kawasan Uni Eropa dengan nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai 6.1 milyar dolar AS pada tahun 2015.
Sementara itu, investasi Jerman di Indonesia mencapai 133.2 juta dolar AS dalam 310 proyek pada tahun 2016.
Keterangan dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan kedua Menlu juga sepakat untuk segera memperluas bidang kerja sama komprehensif antara Indonesia dan Jerman.
Terkait dengan pendidikan kejuruan, Menlu Jerman menekankan bahwa sistem pendidikan ini hanya akan berhasil apabila ada peran aktif, kolaborasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari perusahaan dan organisasi buruh atas pentingnya tenaga kerja yang terampil.
Menlu Gabriel menyampaikan bahwa di Jerman, sistem pendidikan kejuruan berhasil karena ada kerja sama yang baik antara perusahaan dan organisasi buruh yang menentukan keahlian tenaga kerja yang dibutuhkan pasar.
"Kami mengundang sektor swasta di Jerman untuk berkolaborasi dengan Indonesia guna mendukung pendidikan kejuruan melalui program magang dan 'training for trainee' (pelatihan bagi pelatih)," ujar Menlu Retno.
Selain itu, kedua Menlu juga membahas kerja sama di bidang maritim dan pembangunan.
Di bidang maritim, Menlu Retno mengundang investor Jerman untuk turut mendukung pengembangan Pusat Kelautan dan Perikanan di pulau-pulau terdepan di Indonesia.
Menlu Retno juga mengharapkan agar pembahasan kerja sama pembangunan dapat diarahkan sesuai priortas pembangunan nasional.
Jerman merupakan mitra dagang utama Indonesia di kawasan Uni Eropa dengan nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai 6.1 milyar dolar AS pada tahun 2015.
Sementara itu, investasi Jerman di Indonesia mencapai 133.2 juta dolar AS dalam 310 proyek pada tahun 2016.
Pewarta : Libertina Widyamurti Ambari
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dua tentara RI di Lebanon luka saat bertugas di menara observasi UNIFIL
11 October 2024 8:46 WIB, 2024
Presiden Jokowi ajak semua negara respons cepat serangan Israel ke Lebanon
26 September 2024 13:01 WIB, 2024
Menlu Retno: Dewan HAM PBB harus tangani pelanggaran Israel atas Palestina
27 February 2024 12:22 WIB, 2024
Menlu Retno: Tindakan Israel bunuh warga sipil Gaza bukan self-defence
13 December 2023 15:26 WIB, 2023
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB