Kirab budaya daerah harus dilestarikan
Senin, 12 Desember 2016 11:58 WIB
Salah satu peserta mengenakan sunting khas Palembang pada pawai budaya Sriwijaya dalam rangkaian acara Festival Sriwijaya di Pelataran Benteng Kuto Besak Palembang,Sumsel) (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly/16/Ang)
Palembang (Antarasumsel.com) - Asisten Kesra Setda Pemprov Sumatera Selatan Ahmad Najib mengatakan, kirab budaya daerah harus dilestarikan dan bila perlu ditingkatkan mutunya.
Hal ini karena kirab budaya juga sebagai pelestarian budaya serta ajang promosi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, kata Ahmad Najib di Palembang, Senin.
Terlebih lagi budaya di daerah ini cukup banyak dan juga diminati para wisatawan, kata dia.
Oleh karena itu festival atau kirab budaya bertemakan menggali dan menciptakan jati diri Sriwijaya yang diselengarakan di Palembang harus didukung bersama.
Selain itu pihaknya minta selalu menjaga kerukunan supaya kegiatan dilaksanakan di daerah dengan aman dan nyaman, sehingga berdampak untuk pembangunan mendatang.
Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gede Patane dalam acara fevistival budaya beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan ini sudah seharusnya dipertahankan dan dikembangakan karena menjadi jendela untuk merayakan kekayaan dan keaneka ragaman budaya di Bumi Sriwijaya.
Selain itu agenda tersebut akan berdampak pada perkembangan budaya yang akan mengimbangi pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya Kota Palembang.
Sehubungan itu kembangkan dan pertahankan, serta pesertanya harus lebih banyak setiap tahun, tambah dia.
Hal ini karena kirab budaya juga sebagai pelestarian budaya serta ajang promosi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, kata Ahmad Najib di Palembang, Senin.
Terlebih lagi budaya di daerah ini cukup banyak dan juga diminati para wisatawan, kata dia.
Oleh karena itu festival atau kirab budaya bertemakan menggali dan menciptakan jati diri Sriwijaya yang diselengarakan di Palembang harus didukung bersama.
Selain itu pihaknya minta selalu menjaga kerukunan supaya kegiatan dilaksanakan di daerah dengan aman dan nyaman, sehingga berdampak untuk pembangunan mendatang.
Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gede Patane dalam acara fevistival budaya beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan ini sudah seharusnya dipertahankan dan dikembangakan karena menjadi jendela untuk merayakan kekayaan dan keaneka ragaman budaya di Bumi Sriwijaya.
Selain itu agenda tersebut akan berdampak pada perkembangan budaya yang akan mengimbangi pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya Kota Palembang.
Sehubungan itu kembangkan dan pertahankan, serta pesertanya harus lebih banyak setiap tahun, tambah dia.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati Bulan K3, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat implementasi keselamatan di seluruh perkebunan
28 February 2026 14:36 WIB
Lampaui 1.050 hari tanpa kecelakaan kerja, Pertamina EP Zona 4 perkuat budaya keselamatan kerja
25 February 2026 11:04 WIB
Keselamatan kerja jadi prioritas utama, Kilang Pertamina Plaju tegaskan budaya keselamatan
12 January 2026 23:47 WIB
HSSE Golden Rules jadi fondasi budaya keselamatan kerja di Kilang Pertamina Plaju
12 January 2026 13:31 WIB
Perkuat budaya kerja unggul, Kilang Pertamina Plaju konsisten bangun mindset keselamatan
08 January 2026 11:29 WIB
Kantor Berita ANTARA promosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025
14 December 2025 8:17 WIB
Terpopuler - Seni & Budaya
Lihat Juga
Dinas Pariwisata Palembang promosikan Ziarah Kubro menjelang 10 hari Ramadhan
17 February 2025 19:57 WIB, 2025