Robot pembuat rumah pertama di dunia akan di ujikan di Perth
Kamis, 8 September 2016 2:59 WIB
Ilustrasi-Robot Pendeteksi Titik Api Robot pemadam kebakaran berusaha memadamkan api sebanyak-sebanyaknya dalam kontes robot Indonesia. (Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/den/16)
Perth (ANTARA Sumsel) - Sebuah perusahaan pembuat robot yang bisa memasang batu bata, "Fastbrick Robotics", akan mengujikan kemampuan robot pembuat rumah pertama di dunia dengan membangun 11 unit rumah di Perth, Australia Barat.
Setiap rumah akan berukuran minimal 180 meter persegi, terdiri atas tiga kamar tidur dan dua kamar mandi.
Uji coba ini menggandeng perusahaan kontraktor pembuat rumah "Archistruct" yang akan menyediakan tanah serta hal-hal lain yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan tersebut.
Robot yang diberi nama "Hadrian X" itu akan menyusun batu bata dari tahap awal, dengan kecepatan, akurasi, dan keamanan yang maksimal, demikian dilaporkan harian lokal "The West Australian", Selasa.
Sebagai perusahaan yang sudah melantai di bursa, nilai kapitalisasi pasar "Fastbrick Robotics" mencapai 43,7 juta dolar Australia atau setara dengan Rp437 miliar.
Para pemilik perusahaan "Fastbrick Robotics" dan "Archistruct" sangatpercaya kehadiran "Hadrian X" akan merevolusi industri pembangunan rumah yang menggunakan otomatisasi via robot. Selain itu rumah yang dibangun oleh robot juga akan memberikan nilai tambah bagi para konsumen.
Setiap rumah akan berukuran minimal 180 meter persegi, terdiri atas tiga kamar tidur dan dua kamar mandi.
Uji coba ini menggandeng perusahaan kontraktor pembuat rumah "Archistruct" yang akan menyediakan tanah serta hal-hal lain yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan tersebut.
Robot yang diberi nama "Hadrian X" itu akan menyusun batu bata dari tahap awal, dengan kecepatan, akurasi, dan keamanan yang maksimal, demikian dilaporkan harian lokal "The West Australian", Selasa.
Sebagai perusahaan yang sudah melantai di bursa, nilai kapitalisasi pasar "Fastbrick Robotics" mencapai 43,7 juta dolar Australia atau setara dengan Rp437 miliar.
Para pemilik perusahaan "Fastbrick Robotics" dan "Archistruct" sangatpercaya kehadiran "Hadrian X" akan merevolusi industri pembangunan rumah yang menggunakan otomatisasi via robot. Selain itu rumah yang dibangun oleh robot juga akan memberikan nilai tambah bagi para konsumen.
Pewarta : Ella Syafputri
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Delapan anak tewas dalam penembakan di Louisiana, tersangka ditembak mati polisi
20 April 2026 9:52 WIB
Ratusan rumah di Kota Bengkulu terendam banjir, ketinggian air capai satu meter
06 April 2026 15:05 WIB
Lampung dan Banten jadi calon tunggal tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional 2032
06 April 2026 14:44 WIB
Keluarga Mayor Zulmi Aditya Iskandar siapkan penyambutan jenazah di rumah duka Cimahi
04 April 2026 19:52 WIB
Gempa M 7,6 berpotensi tsunami, warga Manado berhamburan ke luar rumah akibat guncangan kuat
02 April 2026 7:04 WIB