Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan belum siap menyediakan lahan untuk pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan perairan umum.
Juru Bicara Pansus II DPRD Sumsel Surip Januarto menyampaikan hal itu sehubungan dengan laporan hasil penelitian dan pembahasan terhadap laporan keterangan pertanggung jawaban Gubernur Sumatera Selatan tahun anggaran 2015 di Palembang, Jumat.
Menurut dia, berdasarkan hasil konsultasi Pansus II dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan bahwa pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan perairan umum di Sumsel ternyata Pemprov belum siap dalam hal ketersediaan dan status lahan.
Karena itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel agar serius dalam upaya pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan perairan umum di Sumsel, katanya.
Ia mengatakan, Pansus II merekomendasikan agar Dinas Kelautan Perikanan membuat perencanaan yang tepat dan terukur.
Kemudian mengintensifkan komunikasi ke pemerintah pusat supaya pembangunan pusdiklat perairan umum dapat terlaksana secepat mungkin sehingga keberadaannya benar-benar bermanfaat dalam meningkatkan sumber daya manusia di bidang perikanan, ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, Pemprov Sumsel dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan agar memberikan bantuan mesin pembuat pakan kepada peternak ikan, karena tingginya harga pakan.
Dengan adanya mesin tersebut diharapkan dapat mengurangi biaya operasional para peternak ikan, katanya.