Sumsel awasi ketat tanaman bawang merah
Selasa, 23 Februari 2016 15:49 WIB
Bawang Merah (Foto Antarasumsel.com)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Selatan mengawasi ketat tanaman bawang merah di tiga kabupaten di provinsi itu.
"Untuk tanaman bawang merah ini kita melakukan pengawasan lebih ketat, karena tingkat serangan hama penyakit cukup tinggi," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Selatan Amran Anang melalui Kepala Seksi Pelaksana Teknis, M Zuhri di Palembang, Selasa.
Menurut dia, tanaman padi, jagung, kedelai, bawang merah, dan cabai itu merupakan komoditas yang mempengaruhi inflasi.
"Karena itu, kita melakukan pembinaan terus dan pengawasan dilaksanakan lebih ketat," katanya.
Ia mengatakan tanaman bawang merah di Sumsel terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Musirawas dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Kalau di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan bawang merah ditanam di daerah dataran tinggi, sedangkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Musirawas di lahan biasa, tetapi pengelolaannya lebih intensif, jelasnya.
Ia menyatakan untuk menanam bawang merah itu dibuat gundukan tanah sehingga tetap kering kalau ada air, bila tidak ada gundukan tanah, maka tanaman itu akan busuk.
Tanaman hortikultura itu harganya lebih mahal sehingga bisa meningkatkan taraf hidup petani di daerah ini.
"Kami juga selalu melakukan pengawasan terhadap komoditas ini khususnya di tiga kabupaten tersebut, " katanya kalau produksi bawang merah itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel.
"Untuk tanaman bawang merah ini kita melakukan pengawasan lebih ketat, karena tingkat serangan hama penyakit cukup tinggi," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Selatan Amran Anang melalui Kepala Seksi Pelaksana Teknis, M Zuhri di Palembang, Selasa.
Menurut dia, tanaman padi, jagung, kedelai, bawang merah, dan cabai itu merupakan komoditas yang mempengaruhi inflasi.
"Karena itu, kita melakukan pembinaan terus dan pengawasan dilaksanakan lebih ketat," katanya.
Ia mengatakan tanaman bawang merah di Sumsel terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Musirawas dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Kalau di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan bawang merah ditanam di daerah dataran tinggi, sedangkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Musirawas di lahan biasa, tetapi pengelolaannya lebih intensif, jelasnya.
Ia menyatakan untuk menanam bawang merah itu dibuat gundukan tanah sehingga tetap kering kalau ada air, bila tidak ada gundukan tanah, maka tanaman itu akan busuk.
Tanaman hortikultura itu harganya lebih mahal sehingga bisa meningkatkan taraf hidup petani di daerah ini.
"Kami juga selalu melakukan pengawasan terhadap komoditas ini khususnya di tiga kabupaten tersebut, " katanya kalau produksi bawang merah itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel.
Pewarta : Susilawati
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga perluas SPBU Nelayan di wilayah 3T melalui program BBM Satu Harga
30 April 2026 7:53 WIB
Menteri Rosan lapor ke Prabowo: Minat investasi asing ke Indonesia tetap tinggi
22 April 2026 9:49 WIB
KPK sita uang 1 juta dolar AS milik pihak Yaqut Cholil untuk bungkam Pansus Haji DPR R
14 April 2026 8:26 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB