Sumatera Selatan target hilirisasi ikan 2017
Minggu, 31 Januari 2016 16:25 WIB
Palembang (ANTARA Sumsel) - Sumatera Selatan menargetkan hilirisasi ikan pada 2017 dengan memiliki beragam produk unggulan yang siap menembus pasar dalam dan luar negeri.
Kepala Bidang Humas Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Galamda Israk di Palembang, Minggu, untuk itu pemerintah gencar menawarkan investasi di sektor perikanan berupa pembangunan pabrik olahan turunan ikan.
"Saat beragam produk olahan ikan sedang diinvetarisasi dan terus dikembangkan untuk menemukan produk yang bisa berdaya saing dan dapat diproduksi dalam jumlah besar," kata Galamda.
Menurutnya, yang paling potensial untuk dikembangkan yakni ikan patin karena Sumsel merupakan daerah penghasil terbesar di Indonesia atau mencukupi 60 persen kebutuhan nasional yakni 150.000 ton/per tahun.
Beragam produk turunan ikan patin sudah diterima seperti kerupuk tulang patin, abon, sosis, hingga pindang patin tulang.
Untuk itu, Sumsel mendorong para peneliti terus meriset mengenai produk turunan ikan patin ini di Pusat Penelitian Perairan Umum Daratan SEAFDEC.
"Dengan ketersediaan barang baku, pasar, sumber daya manusia, Sumsel sangat optimistis rencana ini akan tercapai di 2017, apalagi pemerintah sudah membuat kebijakan terkait perbaikan iklim investasi," kata Galamda.
Sumsel menargetkan investasi sektor perikanan sebesar Rp797 miliar pada 2016.
Kepala Bidang Humas Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Galamda Israk di Palembang, Minggu, untuk itu pemerintah gencar menawarkan investasi di sektor perikanan berupa pembangunan pabrik olahan turunan ikan.
"Saat beragam produk olahan ikan sedang diinvetarisasi dan terus dikembangkan untuk menemukan produk yang bisa berdaya saing dan dapat diproduksi dalam jumlah besar," kata Galamda.
Menurutnya, yang paling potensial untuk dikembangkan yakni ikan patin karena Sumsel merupakan daerah penghasil terbesar di Indonesia atau mencukupi 60 persen kebutuhan nasional yakni 150.000 ton/per tahun.
Beragam produk turunan ikan patin sudah diterima seperti kerupuk tulang patin, abon, sosis, hingga pindang patin tulang.
Untuk itu, Sumsel mendorong para peneliti terus meriset mengenai produk turunan ikan patin ini di Pusat Penelitian Perairan Umum Daratan SEAFDEC.
"Dengan ketersediaan barang baku, pasar, sumber daya manusia, Sumsel sangat optimistis rencana ini akan tercapai di 2017, apalagi pemerintah sudah membuat kebijakan terkait perbaikan iklim investasi," kata Galamda.
Sumsel menargetkan investasi sektor perikanan sebesar Rp797 miliar pada 2016.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Palembang cegah stunting jalankan program pemberian makanan tambahan
24 September 2026 22:04 WIB
Sambal Joruk OKU Timur ditetapkan jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
07 September 2026 10:37 WIB
Unsri dan KKP terapkan teknologi IoT untuk pembenihan ikan betok di Palembang
15 August 2026 21:00 WIB
Peluang ekspor tuna ke Jepang terbuka, KKP tegaskan penguatan daya saing dimulai dari hulu
03 August 2026 9:42 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB