PB Forki tawari Sumsel tuan rumah Kejuaraan Asia
Senin, 9 November 2015 16:12 WIB
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia menawari Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia tahun 2016, dalam rangka membantu daerah ini berlatih menyiapkan diri menjadi tuan rumah Asian Games ke-18 tahun 2018.
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sumsel, Aliyuddin Arsal di Palembang, Senin, mengatakan, permintaan itu setelah Indonesia dipercaya Federasi Karate Asia menjadi tuan rumah untuk kejuaraan tahun 2016.
"Permintaan ini berdasarkan kongres AKF di Yokohama Jepang, September 2015. Dalam kongres tersebut, Indonesia diberikan kepercayaan untuk melaksanakan AKF Junior, Cadet dan U21 Championship 2016, lantas PB menawari Sumsel," kata dia.
Ia mengemukakan, penawaran itu dinyatakan PB melalui surat nomor 249PB.FORKI-SEKJEN/X/2015 yang sudah diterima pengurus provinsi beberapa waktu lalu.
Pada prinsipnya, jika Sumsel berminat maka PB akan mengajukan ke AKF. Sementara, keputusan final tetap berada di AKF terkait layak atau tidak menjadi tuan rumah.
"Menurut rencana AKF Championship ini akan dilaksanakan pada sekitar bulan Juli 2016. Pada prinsipnya Pengprov Forki sangat tertarik dengan tawaran tersebut, tinggal lagi dari pemerintah daerah, mau atau tidak," kata dia.
Menurutnya, kesempatan ini sangat langka karena pada Kejuaraan Asia akan diturunkan petarung-petarung hebat dari berbagai negara di Asia seperti Jepang, Korea, Kazakztan, dan India.
Selain itu, dapat dijadikan kesempatan bagi atlet daerah untuk mengamati langsung kemampuan atlet-atlet kelas internasional.
"Jadi tidak sebatas nonton di `youtube` tapi benar-benar menyaksikan, tentunya ini akan memotivasi atlet daerah. Ini dampak positifnya, jika memungkinkan ada atlet daerah yang bisa bergabung dengan tim nasional," kata dia.
Sementara itu, beberapa cabang olahraga menawari Sumsel sebagai tuan rumah kejuaraan level Asia mengingat telah dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games tahun 2018.
Sebelumnya, Sumsel menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Kano, 4-8 November 2015.
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sumsel, Aliyuddin Arsal di Palembang, Senin, mengatakan, permintaan itu setelah Indonesia dipercaya Federasi Karate Asia menjadi tuan rumah untuk kejuaraan tahun 2016.
"Permintaan ini berdasarkan kongres AKF di Yokohama Jepang, September 2015. Dalam kongres tersebut, Indonesia diberikan kepercayaan untuk melaksanakan AKF Junior, Cadet dan U21 Championship 2016, lantas PB menawari Sumsel," kata dia.
Ia mengemukakan, penawaran itu dinyatakan PB melalui surat nomor 249PB.FORKI-SEKJEN/X/2015 yang sudah diterima pengurus provinsi beberapa waktu lalu.
Pada prinsipnya, jika Sumsel berminat maka PB akan mengajukan ke AKF. Sementara, keputusan final tetap berada di AKF terkait layak atau tidak menjadi tuan rumah.
"Menurut rencana AKF Championship ini akan dilaksanakan pada sekitar bulan Juli 2016. Pada prinsipnya Pengprov Forki sangat tertarik dengan tawaran tersebut, tinggal lagi dari pemerintah daerah, mau atau tidak," kata dia.
Menurutnya, kesempatan ini sangat langka karena pada Kejuaraan Asia akan diturunkan petarung-petarung hebat dari berbagai negara di Asia seperti Jepang, Korea, Kazakztan, dan India.
Selain itu, dapat dijadikan kesempatan bagi atlet daerah untuk mengamati langsung kemampuan atlet-atlet kelas internasional.
"Jadi tidak sebatas nonton di `youtube` tapi benar-benar menyaksikan, tentunya ini akan memotivasi atlet daerah. Ini dampak positifnya, jika memungkinkan ada atlet daerah yang bisa bergabung dengan tim nasional," kata dia.
Sementara itu, beberapa cabang olahraga menawari Sumsel sebagai tuan rumah kejuaraan level Asia mengingat telah dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games tahun 2018.
Sebelumnya, Sumsel menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Kano, 4-8 November 2015.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lifter Rizki Juniansyah persembahkan perak dan perunggu kejuaraan dunia 2024
11 December 2024 8:30 WIB, 2024
Timnas PUBG Mobile lakukan uji tanding jelang IESF WEC 2024 di RIyadh
11 November 2024 12:40 WIB, 2024
Dua hasil semifinal muaythai diprotes, final tunggu putusan Dewan Hakim PB PON
10 September 2024 15:03 WIB, 2024