PDIP ganti kader tak lolos tes kesehatan
Minggu, 9 Agustus 2015 7:07 WIB
PDI Perjuangan (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Musirawas (ANTARA Sumsel) - PDI Perjuangan Sumatera Selatan, mengganti kader calon wakil Bupati Musirawas Soni Rahmad Widodo karena ia tidak lolos pada tes kesehatan yang dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
"Sekarang kami sudah mempersiapkan dua nama pengganti, yaitu Ratnawati Ibnu Amin dan Timur yang sekarang berkasnya masih diproses di tingkat DPP," kata salah seorang pengurus DPD PDIP Sumatera Selatan, Yudha Renaldi, di Musirawas, Minggu.
Ia mengatakan, kader yang diusulkan itu tetap menjadi wakil dari calon Bupati Musirawas Zulkarnain Hasan. Pergantian itu sudah dikonfirmasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik di tingkat Provinsi Sumsel maupun pusat, karena hasil keputusan dari tim dokter itu final dan mengikat.
Meskipun kader pertama gagal dalam tes kesehatan, tapi dari hasil konsultasi dengan DPP PDIP Sumsel, partai harus tetap maju dalam Pilkada Bupati Musirawas dan mencari penggantinya dengan kader lain.
"DPP mengarahkan kita untuk tetap lanjut dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Musirawas dan sekarang sudah ada nama pengganti Soni," jelasnya.
Calon pengganti Soni itu sudah dilihat asal daerahnya seperti Ratnawati lebih paham pada politik di Kabupaten Musirawas serta popularitasnya dinilai memungkinkan, apa lagi pernah menjadi wakil Bupati Musirawas priode 2005-2010 yang berpasangan dengan Ridwan Mukti.
Calon Bupati Musirawas Zulkarnain Hasan mengatakan masalah pengganti calon wakilnya itu semuanya diserahkan ke induk partai pengusung.
Karena berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), katanya, partai calon pengusung tidak bisa meleburkan diri lagi dengan Partai bukan pengusung.
"Siapa pun nanti pengganti yang bakal dipasangkan, saya siap menerimanya dan sama visinya yaitu memenangkan Pilkada 2015," jelasnya.
Komisioner KPU Musirawas Dasril Ismail mengatakan setelah gagalnya dua calon wakil bupati yang akan maju Pilkada serentak 2015, maka KPU memberikan toleransi perpanjangan waktu pendafataran.
Ia menjelaskan calon wakil bupati yang tak lolos tes kesehatan yaitu pasangan Zulkarnain Hasan yaitu Soni Rahmat Widodo dan Ngadi calon wakil pasangan Hj Ratna Mahmud Amin.
Akibat pergantian pasangan calon wakil itu ternyata Hj Ratnawati Ibnu Amin dan Hj Ratna Mahmud Amin masih memiliki hubungan keluarga (faktor dinasti) dengan H Ibnu Amin mantan Bupati Musirawas periode 2000-2005. Keduanya sama-sama memiliki basis pemilih potensial pada 14 kecamatan di Kabupaten Musirawas.
Pasangan H Zulkarnain Hasan - Ratnawati telah melakukan perbaikan berkas yang diserahkan ke KPU Musirawas.
"Sekarang kami sudah mempersiapkan dua nama pengganti, yaitu Ratnawati Ibnu Amin dan Timur yang sekarang berkasnya masih diproses di tingkat DPP," kata salah seorang pengurus DPD PDIP Sumatera Selatan, Yudha Renaldi, di Musirawas, Minggu.
Ia mengatakan, kader yang diusulkan itu tetap menjadi wakil dari calon Bupati Musirawas Zulkarnain Hasan. Pergantian itu sudah dikonfirmasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik di tingkat Provinsi Sumsel maupun pusat, karena hasil keputusan dari tim dokter itu final dan mengikat.
Meskipun kader pertama gagal dalam tes kesehatan, tapi dari hasil konsultasi dengan DPP PDIP Sumsel, partai harus tetap maju dalam Pilkada Bupati Musirawas dan mencari penggantinya dengan kader lain.
"DPP mengarahkan kita untuk tetap lanjut dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Musirawas dan sekarang sudah ada nama pengganti Soni," jelasnya.
Calon pengganti Soni itu sudah dilihat asal daerahnya seperti Ratnawati lebih paham pada politik di Kabupaten Musirawas serta popularitasnya dinilai memungkinkan, apa lagi pernah menjadi wakil Bupati Musirawas priode 2005-2010 yang berpasangan dengan Ridwan Mukti.
Calon Bupati Musirawas Zulkarnain Hasan mengatakan masalah pengganti calon wakilnya itu semuanya diserahkan ke induk partai pengusung.
Karena berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), katanya, partai calon pengusung tidak bisa meleburkan diri lagi dengan Partai bukan pengusung.
"Siapa pun nanti pengganti yang bakal dipasangkan, saya siap menerimanya dan sama visinya yaitu memenangkan Pilkada 2015," jelasnya.
Komisioner KPU Musirawas Dasril Ismail mengatakan setelah gagalnya dua calon wakil bupati yang akan maju Pilkada serentak 2015, maka KPU memberikan toleransi perpanjangan waktu pendafataran.
Ia menjelaskan calon wakil bupati yang tak lolos tes kesehatan yaitu pasangan Zulkarnain Hasan yaitu Soni Rahmat Widodo dan Ngadi calon wakil pasangan Hj Ratna Mahmud Amin.
Akibat pergantian pasangan calon wakil itu ternyata Hj Ratnawati Ibnu Amin dan Hj Ratna Mahmud Amin masih memiliki hubungan keluarga (faktor dinasti) dengan H Ibnu Amin mantan Bupati Musirawas periode 2000-2005. Keduanya sama-sama memiliki basis pemilih potensial pada 14 kecamatan di Kabupaten Musirawas.
Pasangan H Zulkarnain Hasan - Ratnawati telah melakukan perbaikan berkas yang diserahkan ke KPU Musirawas.
Pewarta : Oleh Zulkifli Lubis
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua DPD PDIP Sumsel instruksikan kader gotong royong bantu korban gempa NTT
15 August 2026 21:13 WIB
Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri inspektur upacara di Sekolah Partai PDIP
17 August 2025 11:59 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polres Banyuasin tangkap dua tersangka pembunuhan berencana dua remaja di Talang Kelapa
07 September 2026 12:41 WIB
Polwan bagikan 1.000 masker untuk antisipasi dampak karhutla ke warga Palembang
03 September 2026 7:41 WIB