Fadel : seluruh pengurus Golkar solid dukung Aburizal
Selasa, 17 Maret 2015 14:12 WIB
Ilustrasi - Aburizal Bakrie bersama pengurus dan kader Golkar. (Foto Antarasumsel.com)
Gorontalo (ANTARA Sumsel) - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Fadel Muhammad menegaskan seluruh pengurus Dewan Perwakilan Daerah tetap solid mendukung kepemimpinan Aburizal Bakrie.
"Pengurus daerah masih solid," ujar Fadel Muhammad melalui pesan singkat yang diterima di Gorontalo, Selasa.
Menurut dia, kepengurusan DPP Partai Golkar versi Munas Bali masih terus berjuang melalui proses hukum untuk menegaskan sebagai pengurus Golkar yang sah, setelah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasona Laoly mengakui DPP Golkar versi Munas Jakarta di bawah kepemimpinan Agung Laksono.
Agung Laksono merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar terpilih hasil Munas Ancol, Jakarta, sehingga menyebabkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.
Fadel pun menuding Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah memanipulasi hasil putusan Mahkamah Partai Golkar dengan mengesahkan kepengurusan partai beringin versi Munas Ancol, Jakarta di bawah kepemimpinan Agung Laksono.
"Ini persoalan yang harus diselesaikan secara hukum," kata Fadel.
Sementara itu, beberapa kader Partai Golkar di Gorontalo berharap proses rekonsiliasi partai harus diutamakan, sehingga para kader di daerah tidak dibuat kebingungan.
"Soal siapa kepengurusan yang sah masih belum jelas dan belum lagi setiap daerah akan hadapi pilkada, lalu Golkar di mana," kata Iwan, salah satu kader Partai Golkar itu.
Jika persoalan ini berlarut, lanjutnya, dan tidak ada konsolidasi internal untuk hadapi pilkada, maka dipastikan Partai Golkar pasti akan kalah di pilkada.
"Pengurus daerah masih solid," ujar Fadel Muhammad melalui pesan singkat yang diterima di Gorontalo, Selasa.
Menurut dia, kepengurusan DPP Partai Golkar versi Munas Bali masih terus berjuang melalui proses hukum untuk menegaskan sebagai pengurus Golkar yang sah, setelah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasona Laoly mengakui DPP Golkar versi Munas Jakarta di bawah kepemimpinan Agung Laksono.
Agung Laksono merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar terpilih hasil Munas Ancol, Jakarta, sehingga menyebabkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.
Fadel pun menuding Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah memanipulasi hasil putusan Mahkamah Partai Golkar dengan mengesahkan kepengurusan partai beringin versi Munas Ancol, Jakarta di bawah kepemimpinan Agung Laksono.
"Ini persoalan yang harus diselesaikan secara hukum," kata Fadel.
Sementara itu, beberapa kader Partai Golkar di Gorontalo berharap proses rekonsiliasi partai harus diutamakan, sehingga para kader di daerah tidak dibuat kebingungan.
"Soal siapa kepengurusan yang sah masih belum jelas dan belum lagi setiap daerah akan hadapi pilkada, lalu Golkar di mana," kata Iwan, salah satu kader Partai Golkar itu.
Jika persoalan ini berlarut, lanjutnya, dan tidak ada konsolidasi internal untuk hadapi pilkada, maka dipastikan Partai Golkar pasti akan kalah di pilkada.
Pewarta : Oleh : Hence Paat
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
Ten Hag sebut hasil musim lalu kunci MU bermain solid lawan Liverpool
18 December 2023 11:26 WIB, 2023
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Perkuat potensi perempuan, Kilang Plaju gelar pelatihan personal branding "Kartini Masa Kini"
24 April 2026 10:52 WIB