Menag: Perguruan tinggi Islam hendaknya ciptakan sarjana ulama
Kamis, 13 November 2014 16:56 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin
mengharapkan agar perguruan tinggi Islam hendaknya dapat menciptakan
sarjana yang ulama dalam arti dapat menganyomi lingkungan masyarakat.
Itu penting supaya umat Islam dan masyarakat dalam kehidupan semakin tenteram, kata menteri saat berbicara dalam Dies Natalis Ke - 50 dan wisuda IAIN Raden Fatah Palembang, Kamis.
Apalagi perguruan tinggi baik itu institut maupun universitas Islam yang mendidik para mahasiswa untuk mendalami agama panutan tersebut.
Lebih lanjut dia mengatakan, oleh karena itu diharapkan alumni dari perguruan tinggi Islam dapat menciptakan sarjana yang mampu mengayomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu menteri juga minta dalam pendidikan agama kepentingan ilmiah dan dakwah harus seiring dan sejalan dalam pengembangkan ilmu pengetahuan.
Kepentingan ilmiah dan dakwah jangan dibenturkan tetapi intinya untuk mengembangkan ilmu agama, ujar dia.
Dalam memajukan pendidikan tinggi agama, lanjut menteri, pihaknya terus mendorong dan mengawal sehingga keberadaan agama terutama Islam semakin berkembang.
Begitu juga masyarakat perlu mendukung perkembanganm pendidikan tinggi terutama agama Islam supaya semakin maju, ujar menteri.
Menurut dia, dengan adanya dorongan bersama maka sarjana yang dihasilkan akan semakin berkualitas.
Apalagi UIN dan IAIN sebagai pencetak cendekiawan yang berkualitas sehingga keberadaanya harus didukung bersama, kata dia.
Dalam kesempatan itu menteri juga berpesan kepada para sarjana yang akan diwisuda untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dalam kehidupan masyarakat.
Hal ini karena masyarakat merupakan pendidikan yang akan menjadikan alumni semakin matang dalam kehidupan sehari-hari.
Itu penting supaya umat Islam dan masyarakat dalam kehidupan semakin tenteram, kata menteri saat berbicara dalam Dies Natalis Ke - 50 dan wisuda IAIN Raden Fatah Palembang, Kamis.
Apalagi perguruan tinggi baik itu institut maupun universitas Islam yang mendidik para mahasiswa untuk mendalami agama panutan tersebut.
Lebih lanjut dia mengatakan, oleh karena itu diharapkan alumni dari perguruan tinggi Islam dapat menciptakan sarjana yang mampu mengayomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu menteri juga minta dalam pendidikan agama kepentingan ilmiah dan dakwah harus seiring dan sejalan dalam pengembangkan ilmu pengetahuan.
Kepentingan ilmiah dan dakwah jangan dibenturkan tetapi intinya untuk mengembangkan ilmu agama, ujar dia.
Dalam memajukan pendidikan tinggi agama, lanjut menteri, pihaknya terus mendorong dan mengawal sehingga keberadaan agama terutama Islam semakin berkembang.
Begitu juga masyarakat perlu mendukung perkembanganm pendidikan tinggi terutama agama Islam supaya semakin maju, ujar menteri.
Menurut dia, dengan adanya dorongan bersama maka sarjana yang dihasilkan akan semakin berkualitas.
Apalagi UIN dan IAIN sebagai pencetak cendekiawan yang berkualitas sehingga keberadaanya harus didukung bersama, kata dia.
Dalam kesempatan itu menteri juga berpesan kepada para sarjana yang akan diwisuda untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dalam kehidupan masyarakat.
Hal ini karena masyarakat merupakan pendidikan yang akan menjadikan alumni semakin matang dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta : Oleh Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Iran berduka, Menteri Intelijen dan Ali Larijani tewas dalam serangan di Teheran
19 March 2026 8:23 WIB
Perkuat sinergi komunitas, KLH gelar "Ruang Cerita Ramadhan" bersama para pemangku kepentingan
13 March 2026 19:25 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Kuota beasiswa BI 2026 di Unhas, UIN, dan UNM meningkat, cek jadwal seleksinya
03 April 2026 12:16 WIB
Mulai berlaku hari ini, KPAI minta platform blokir akunanak di bawah 16 tahun
28 March 2026 11:17 WIB
TikTok komitmen patuhi PP Tunas, siap atur ulang akun remaja di bawah 16 tahun
28 March 2026 10:02 WIB
Kemdiktisaintek cari 30 SMA/MA untuk gabung program SMA Unggul Garuda Transformasi 2026
26 March 2026 19:30 WIB