Perekaman E-KTP di OKU terus dilanjutkan
Rabu, 27 Agustus 2014 18:59 WIB
Warga sedang melakukan perekaman data e-KTP di kantor kecamatan. (Foto Antarasumsel.com/14/Feny Selly/Aw)
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Perekaman e-KTP di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan terus dilanjutkan, karena masih banyak warga yang belum melakukan.
"Perekaman ini merupakan kebijakan pemerintah pusat mewujudkan kepemilikan satu identitas, yakni Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) untuk satu penduduk dengan kode keamanan dan rekaman secara elektronik," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Ogan Komering Ulu (OKU) Drs Ahmad Junaidi di Baturaja, Rabu.
Dikatakannya, data tersebut berbasis secara nasional, mulai biodata, foto, sidik jari, iris mata dan tanda tangan yang tersimpan dalam fisik e-KTP.
Junaidi menjelaskan, percetakan e-KTP di daerah sudah dapat dilakukan pada September ini, sebab tim monitor akan datang lagi untuk mengecek mesin dan pada Oktober dimulai cetak di daerah.
Perekaman akan dilakukan sama seperti sebelumnya. Sedangkan pencetakan sudah bisa dilakukan di kecamatan masing-masing.
Dia mengatakan, manfaat e-KTP adalah untuk tertib administrasi kependudukan, mencegah dan menutup peluang adanya KTP ganda dan identitas palsu, sehingga memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Selain itu, program tersebut mendukung terwujudnya data base kependudukan akurat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan pemerintah dan pembangunan, termasuk data pemilih dalam Pemilu dan Pilkada yang selama ini sering bermasalah.
Dengan dapat dilakukannya percetakan e-KTP di daerah, masyarakat tidak akan terlalu lama menunggu selesai, katanya.
"Tidak seperti sekarang ini, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan e-KTP, sedangkan mereka sudah melakukan perekaman. Bahkan ada yang lebih satu tahun, tetapi e- KTP-nya belum diterima," ujarnya.
"Perekaman ini merupakan kebijakan pemerintah pusat mewujudkan kepemilikan satu identitas, yakni Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) untuk satu penduduk dengan kode keamanan dan rekaman secara elektronik," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Ogan Komering Ulu (OKU) Drs Ahmad Junaidi di Baturaja, Rabu.
Dikatakannya, data tersebut berbasis secara nasional, mulai biodata, foto, sidik jari, iris mata dan tanda tangan yang tersimpan dalam fisik e-KTP.
Junaidi menjelaskan, percetakan e-KTP di daerah sudah dapat dilakukan pada September ini, sebab tim monitor akan datang lagi untuk mengecek mesin dan pada Oktober dimulai cetak di daerah.
Perekaman akan dilakukan sama seperti sebelumnya. Sedangkan pencetakan sudah bisa dilakukan di kecamatan masing-masing.
Dia mengatakan, manfaat e-KTP adalah untuk tertib administrasi kependudukan, mencegah dan menutup peluang adanya KTP ganda dan identitas palsu, sehingga memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Selain itu, program tersebut mendukung terwujudnya data base kependudukan akurat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan pemerintah dan pembangunan, termasuk data pemilih dalam Pemilu dan Pilkada yang selama ini sering bermasalah.
Dengan dapat dilakukannya percetakan e-KTP di daerah, masyarakat tidak akan terlalu lama menunggu selesai, katanya.
"Tidak seperti sekarang ini, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan e-KTP, sedangkan mereka sudah melakukan perekaman. Bahkan ada yang lebih satu tahun, tetapi e- KTP-nya belum diterima," ujarnya.
Pewarta : Oleh Edo Permana
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Sumsel Babel fasilitasi Mudik Gratis 2026 rute Palembang-Pangkalpinang khusus warga Babel
14 March 2026 10:57 WIB
Disdukcapil Palembang tutup sementara layanan buat KTP, terkait libur 29-30 Mei
30 May 2025 20:20 WIB, 2025
Pemkot Palembang jamin warga tak mampu bisa berobat di RS Bari hanya pakai KTP
06 March 2025 12:30 WIB, 2025
Korupsi KTP-el, KPK: Perubahan kewarganegaraan tak pengaruhi ekstradisi Paulus Tannos
24 January 2025 11:50 WIB, 2025
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kualitas Udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat, nilai ISPU tembus 101
23 August 2026 15:34 WIB
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB