APBD Sumsel 2015 sekitar Rp7 triliun
Kamis, 21 Agustus 2014 16:43 WIB
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan Laonma PL Tobing (Foto Antarasumsel.com/14/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumatera Selatan tahun anggaran 2015 sekitar Rp7 triliun atau mengalami peningkatan dari tahun 2014.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan Laonma PL Tobing menyampaikan hal itu ketika ditanya anggaran APBD Sumsel 2015 di Palembang, Kamis.
Menurut dia, dari anggaran itu yang paling besar sekarang perimbangan antara belanja langsung dan tidak langsung.
Ada peningkatan sekitar Rp1,1 triliun untuk belanja langsung pada tahun 2015, katanya.
Ia mengatakan, untuk anggaran APBD Sumsel tahun 2015 sudah dipertimbangkan betul semoga dana perimbangan tidak berubah, tergantung kepada pusat kondisi keuangan ekonomi RI pemerintah bisa mempengaruhi.
"Tetapi, kita tetap menargetkan sesuai bagaimana keputusan Menteri Keuangan yang penetapan tahun sebelumnya kita ikuti," tuturnya.
Ia menyatakan, pendapatan sekitar Rp6 triliun lebih itu dari pendapatan asli daerah, sepadan dengan dana perimbangan, ujarnya.
Sebelumnya Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumatera Selatan, Agus Sutikno menyatakan, rapat di badan anggaran membahas kebijakan umum anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2015.
"Yang dibahas itu mengenai target-target dan plafon-plafon anggaran," kata wakil rakyat tersebut.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan Laonma PL Tobing menyampaikan hal itu ketika ditanya anggaran APBD Sumsel 2015 di Palembang, Kamis.
Menurut dia, dari anggaran itu yang paling besar sekarang perimbangan antara belanja langsung dan tidak langsung.
Ada peningkatan sekitar Rp1,1 triliun untuk belanja langsung pada tahun 2015, katanya.
Ia mengatakan, untuk anggaran APBD Sumsel tahun 2015 sudah dipertimbangkan betul semoga dana perimbangan tidak berubah, tergantung kepada pusat kondisi keuangan ekonomi RI pemerintah bisa mempengaruhi.
"Tetapi, kita tetap menargetkan sesuai bagaimana keputusan Menteri Keuangan yang penetapan tahun sebelumnya kita ikuti," tuturnya.
Ia menyatakan, pendapatan sekitar Rp6 triliun lebih itu dari pendapatan asli daerah, sepadan dengan dana perimbangan, ujarnya.
Sebelumnya Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumatera Selatan, Agus Sutikno menyatakan, rapat di badan anggaran membahas kebijakan umum anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2015.
"Yang dibahas itu mengenai target-target dan plafon-plafon anggaran," kata wakil rakyat tersebut.
Pewarta : Oleh Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKOW Sumsel latih perempuan buat 'chunky bag' untuk dorong ekonomi keluarga
25 September 2026 20:02 WIB
Pemprov Sumsel ajak perkantoran swasta pasang ornamen budaya lokal sesuai Perda
24 September 2026 22:11 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Kabupaten Muara Enim diproyeksikan jadi daerah penopang industri bioetanol
28 September 2026 9:17 WIB