Rel kereta api menuju TAA siap dibangun
Kamis, 10 Juli 2014 23:27 WIB
Proyek pembangunan rel ka Sumsel (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Rel kereta api untuk angkutan batu bara
dari Muaraenim menuju pelabuhan laut Tanjung Api-Api Sumatera Selatan siap dibangun.
Senior Technical Advisor PT Mega Guna Ganda Semesta Harris F usai rapat koordinasi di Palembang, Kamis mengatakan, saat ini pihaknya belum menemukan kendala yang berarti terkait rencana pembangunan rel kereta api tersebut.
Tidak ada masalah yang berarti sehingga rel kereta api (ka) itu siap dibangun terutama bila izinnya keluar, ujar dia.
Hal ini karena ada titik yang melewati hutan lindung dan itu hanya menunggu izin dari Kementerian terkait seperti perhubungan.
Oleh karena itu melalui rapat koordinasi ini pihaknya minta kepada Pemerintah Provinsi Sumsel untuk menentukan jalur yang mana saja yang tidak melewati hutan lindung.
Selain itu pihaknya bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumsel akan mengajukan izin pembangunan kepada Kementerian Perhubungan.
Jadi bila izinnya keluar maka pihaknya akan menentukan titik jalur tersebut, katanya.
Sehubungan itu paling lambat pembangunan rel kereta api tersebut dilaksanakan akhir 2015.
Mengenai biaya pembangunan sendiri, dia tidak menyebutkan secara rinci, namun yang jelas bersumber dari pihak swasta.
Sementara Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumsel Ruslan Bahri mengatakan, pihaknya menyambut baik atas pembangunan rel kereta api tersebut.
Pihaknya mendukung sepenuhnya agar pembangunan rel kereta api dari Muaraenim menuju pelabuhan laut Tanjung Api-Api (TAA) berjalan lancar.
Senior Technical Advisor PT Mega Guna Ganda Semesta Harris F usai rapat koordinasi di Palembang, Kamis mengatakan, saat ini pihaknya belum menemukan kendala yang berarti terkait rencana pembangunan rel kereta api tersebut.
Tidak ada masalah yang berarti sehingga rel kereta api (ka) itu siap dibangun terutama bila izinnya keluar, ujar dia.
Hal ini karena ada titik yang melewati hutan lindung dan itu hanya menunggu izin dari Kementerian terkait seperti perhubungan.
Oleh karena itu melalui rapat koordinasi ini pihaknya minta kepada Pemerintah Provinsi Sumsel untuk menentukan jalur yang mana saja yang tidak melewati hutan lindung.
Selain itu pihaknya bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumsel akan mengajukan izin pembangunan kepada Kementerian Perhubungan.
Jadi bila izinnya keluar maka pihaknya akan menentukan titik jalur tersebut, katanya.
Sehubungan itu paling lambat pembangunan rel kereta api tersebut dilaksanakan akhir 2015.
Mengenai biaya pembangunan sendiri, dia tidak menyebutkan secara rinci, namun yang jelas bersumber dari pihak swasta.
Sementara Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumsel Ruslan Bahri mengatakan, pihaknya menyambut baik atas pembangunan rel kereta api tersebut.
Pihaknya mendukung sepenuhnya agar pembangunan rel kereta api dari Muaraenim menuju pelabuhan laut Tanjung Api-Api (TAA) berjalan lancar.
Pewarta : Oleh Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Palembang ganti bantalan kayu rel dengan bahan sintetis jelang Natal
13 December 2024 23:58 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Kolaborasi multipihak bantu tangani kebakaran kebun warga di Desa Kaliberau Muba
16 September 2026 12:10 WIB
PT BMH libatkan masyarakat Desa Riding OKI cegah karhutla melalui program Zero Fire
16 September 2026 11:20 WIB