KPU Sumsel: surat suara rusak 400 lembar
Senin, 30 Juni 2014 12:47 WIB
Suasana pelipatan surat suara Pilpres 2014 (Foto antarasumsel.com/14/Nila Fuadi)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Jumlah surat suara Pemilu Presiden 2014 yang rusak, setelah dilakukan sortir dan pelipatan di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 lembar.
"Jumlah surat suara Pemilu Presiden yang rusak tidak banyak setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan Divisi Perencanaan Anggaran dan Logistik Heny Susantih di Palembang, Senin.
Menurut dia, jumlah surat suara Pilpres yang rusak di kabupaten dan kota itu tidak banyak ada yang 17 lembar, 20 lembar, 50 lembar sehingga totalnya sekitar 400 lembar di Sumsel.
"Sekarang ini semua KPU di kabupaten dan kota di Sumsel sudah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara yang akan digunakan pada Pilpres 9 Juli," katanya.
Ia mengatakan sesuai dengan instruksi dari KPU Pusat pada 28 Juni 2014 merupakan batas akhir untuk menyerahkan laporan penyortiran dan pelipatan surat suara.
Untuk logistik Pilpres sekarang ini sudah terkirim semua ke KPU kabupaten dan kota di Sumsel, kalaupun ada yang belum sampai itu di daerah yang jauh seperti Empatlawang dan Musirawas, ujarnya.
Ia menyatakan, untuk yang belum sampai tunggu saja, karena mungkin masih dalam pengiriman.
Kondisi logistik Pilpres sekarang ini sudah mencapai 95 persen, jadi tinggal menunggu surat surat yang kurang saja, katanya.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Jumlah surat suara Pemilu Presiden yang rusak tidak banyak setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan Divisi Perencanaan Anggaran dan Logistik Heny Susantih di Palembang, Senin.
Menurut dia, jumlah surat suara Pilpres yang rusak di kabupaten dan kota itu tidak banyak ada yang 17 lembar, 20 lembar, 50 lembar sehingga totalnya sekitar 400 lembar di Sumsel.
"Sekarang ini semua KPU di kabupaten dan kota di Sumsel sudah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara yang akan digunakan pada Pilpres 9 Juli," katanya.
Ia mengatakan sesuai dengan instruksi dari KPU Pusat pada 28 Juni 2014 merupakan batas akhir untuk menyerahkan laporan penyortiran dan pelipatan surat suara.
Untuk logistik Pilpres sekarang ini sudah terkirim semua ke KPU kabupaten dan kota di Sumsel, kalaupun ada yang belum sampai itu di daerah yang jauh seperti Empatlawang dan Musirawas, ujarnya.
Ia menyatakan, untuk yang belum sampai tunggu saja, karena mungkin masih dalam pengiriman.
Kondisi logistik Pilpres sekarang ini sudah mencapai 95 persen, jadi tinggal menunggu surat surat yang kurang saja, katanya.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Pewarta : Oleh Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Empat Lawang tunggu surat resmi terkait usulan PSU 19 April 2025
28 February 2025 23:04 WIB, 2025
Polres OKU Timur beri pengamanan ketat pelipatan surat suara pilkada
04 November 2024 9:32 WIB, 2024
KPU Musi Banyuasin target distribusi logistik pilkada pada 20 November
01 November 2024 8:40 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polda Sumsel edukasi 2.415 warga di sembilan daerah terkait pencegahan karhutla
31 August 2026 18:55 WIB
Polisi Banyuasin tetapkan satu tersangka pembakar lahan di Kecamatan Suak Tapeh
31 August 2026 18:53 WIB
Kejati Sumsel tangani tujuh perkara karhutla dan tujuh tersangka per Agustus 2026
28 August 2026 19:55 WIB