BPBD Sumsel terus padamkan puluhan titik api
Senin, 23 Juni 2014 16:18 WIB
Yulizar Dinoto (FOTO Antarasumsel.com/Feny Sely)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama instansi kerkait seperti Dinas Kehutanan terus memadamkan 22 titik api yang masih timbul sekarang agar tidak meluas.
Pemadaman titik api tersebut dilakukan melalui pesawat dengan menyebarkan bom air, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel Yulizar Dinoto kepada wartawan usai memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Senin.
Lokasi titik api itu tersebar di kabupaten seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyusain, Banyuasin, Muaraenim dan Lahat.
Setiap hari pesawat yang membawa air tersebut rutin memonitor dan bila ada titik api dipadamkan, ujar dia.
Mengenai target pemadaman sendiri, menurut dia, tergantung dengan keberadaan titik api yang timbul.
Namum, umumnya saat musim kemarau titik api selalu ada sehingga pihaknya terus siaga dengan menyiapkan pesawat pemadam kebakaran hutan bersama petugas.
Pihaknya telah membuka Posko memantauan dan pemadaman titik api dan petugas selalu siap siaga, kata dia.
Dalam kesempatan itu dia mengharapkan kepada seluruh warga untuk tidak membuang api atau pokok rokok sembarangan.
Hal ini karena pada musim kemarau rawan akan kebakaran sehingga keberadaan hutan harus terhindar dari berbagai penyebab timbulnya titik api.
Yang jelas, hutan harus dijaga bersama sehingga kebakaran tidak terjadi.
Pemadaman titik api tersebut dilakukan melalui pesawat dengan menyebarkan bom air, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel Yulizar Dinoto kepada wartawan usai memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Senin.
Lokasi titik api itu tersebar di kabupaten seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyusain, Banyuasin, Muaraenim dan Lahat.
Setiap hari pesawat yang membawa air tersebut rutin memonitor dan bila ada titik api dipadamkan, ujar dia.
Mengenai target pemadaman sendiri, menurut dia, tergantung dengan keberadaan titik api yang timbul.
Namum, umumnya saat musim kemarau titik api selalu ada sehingga pihaknya terus siaga dengan menyiapkan pesawat pemadam kebakaran hutan bersama petugas.
Pihaknya telah membuka Posko memantauan dan pemadaman titik api dan petugas selalu siap siaga, kata dia.
Dalam kesempatan itu dia mengharapkan kepada seluruh warga untuk tidak membuang api atau pokok rokok sembarangan.
Hal ini karena pada musim kemarau rawan akan kebakaran sehingga keberadaan hutan harus terhindar dari berbagai penyebab timbulnya titik api.
Yang jelas, hutan harus dijaga bersama sehingga kebakaran tidak terjadi.
Pewarta : Oleh Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
PNM Palembang salurkan bantuan sumur bor dan menara air di Tungkal Jaya Muba
25 September 2026 19:46 WIB
Kolaborasi TNI AU dan APP Group perkuat penanganan karhutla di Sumatera Selatan
25 September 2026 19:38 WIB
Pemprov Sumsel ajak perkantoran swasta pasang ornamen budaya lokal sesuai Perda
24 September 2026 22:11 WIB
Pemkot Palembang cegah stunting jalankan program pemberian makanan tambahan
24 September 2026 22:04 WIB