Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama instansi kerkait seperti Dinas Kehutanan terus memadamkan 22 titik api yang masih timbul sekarang agar tidak meluas.

Pemadaman titik api tersebut dilakukan melalui pesawat dengan menyebarkan bom air, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel Yulizar Dinoto kepada wartawan usai memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Senin.

Lokasi titik api itu tersebar di kabupaten seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyusain, Banyuasin, Muaraenim dan Lahat.

Setiap hari pesawat yang membawa air tersebut rutin memonitor dan bila ada titik api dipadamkan, ujar dia.

Mengenai target pemadaman sendiri, menurut dia, tergantung dengan keberadaan titik api yang timbul.

Namum, umumnya saat musim kemarau titik api selalu ada sehingga pihaknya terus siaga dengan menyiapkan pesawat pemadam kebakaran hutan bersama petugas.

Pihaknya telah membuka Posko memantauan dan pemadaman titik api dan petugas selalu siap siaga, kata dia.

Dalam kesempatan itu dia mengharapkan kepada seluruh warga untuk tidak membuang api atau pokok rokok sembarangan.

Hal ini karena pada musim kemarau rawan akan kebakaran sehingga keberadaan hutan harus terhindar dari berbagai penyebab timbulnya titik api.

Yang jelas, hutan harus dijaga bersama sehingga kebakaran tidak terjadi.