(ANTARA Sumsel) - Softbank Corp menggelar pembicaraan langsung dengan Deutsche Telekom saat pihaknya berusaha untuk menggabungkan anak perusahaannya Sprint Corp dengan perusahaan asal Jerman T-Mobile Amerika Serikat (AS), menurut lansiran Bloomberg pada Minggu, mengutip beberapa narasumber yang mengetahui kabar tersebut.

Deutsche Telekom pada pekan ini mengalihkan 67 persen sahamnya di T-Mobile kepada sebuah perusahaan induk Belanda dari perusahaan induk Jerman, memicu spekulasi bahwa perusahaan tersebut kemungkinan akan menjual bisnisnya yang ada di Amerika Serikat.

Sprint and T-Mobile AS sudah lama ingin bergabung untuk menyaingi dua operator seluler terbesar di Amerika Serikat, Verizon dan AT&T, sementara CEO Softbank Masayoshi Son ingin membangun perusahaan penyedia Internet ponsel terbesar di dunia.

Softbank mendapatkan jaminan dari beberapa bank bahwa mereka akan mendapatkan suntikan dana segar, tapi perjanjian tersebut kemungkinan memakan waktu beberapa bulan untuk mencapai kesepakatan, menurut Bloomberg.

Beberapa masalah yang harus diselesaikan di antaranya, berapa banyak uang dan saham yang akan dibayarkan Softbank untuk mendapatkan saham Deutsche Telekom di T-Mobile, dan bagaimana Sprint dan T-Mobile akan digabungkan, ungkap Bloomberg.

Beberapa sumber membeberkan kepada Reuters pada Desember bahwa  Softbank tengah melakukan perundingan untuk mengakuisisi T-Mobile AS dan juga membahas kesepakatan keuangan.

Pewarta :
Editor : Awi
Copyright © ANTARA 2026