Pecatur Sumsel raih emas Penang Open
Senin, 16 Desember 2013 18:36 WIB
Pertandingan catur.(FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pecatur Sumatera Selatan meraih satu medali emas dan dua perak pada ajang Penang Heritage City International Chess Open 2013, di Penang, Malaysia, 9-13 Desember.
"Medali emas disumbangkan pecatur junior yakni Gelar Sagara (16) yang urun pada kelas pendatang baru," kata Pelatih Catur Sumsel Aliudin Saputra di Palembang, Senin.
Ia mengemukakan, Gelar Sagara meraih medali emas setelah mengumpulkan total poin 8,5 dari sembilan babak.
Kemudian dua medali perak disumbangkan, M Rizky Akbar Hazaki (12) dan Audiali (10) yang turun pada kelas kelompok umur.
Hazaki meraih kemenangan setelah mengumpulkan total 6,5 poin, sedangkan Audiali mengumpulkan total 6 poin.
"Hasil itu menjadi modal tersendiri bagi Sumsel untuk berbicara pada ajang skala nasional, terutama dalam mencapai target meraih medali emas pada PON di Jawa Barat tahun 2016," ujarnya.
Sebanyak 10 orang pecatur junior Sumatera Selatan ambil bagian pada ajang yang diikuti 18 negara itu.
Kesepuluh pecatur itu, Albin Iltizam, Aditya Ganta Saputra, Agung Pratama, Gelar Sagara, M.Rizky Akbar Hazaki, Alivia Novyan Sari, Audiali, Wulandari Saputri, Yeni Indraini, dan Xena Lorens.
Para atlet ini merupakan jebolan dari Akademi Catur Sumatera Selatan yang mulai berdiri sejak Agustus 2013.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sendiri memberikan dukungan penuh atas berdirinya akademi catur tersebut dengan tidak segan-segan mengucurkan dana hibah sebesar Rp2 miliar pada tahun pertama.
"Medali emas disumbangkan pecatur junior yakni Gelar Sagara (16) yang urun pada kelas pendatang baru," kata Pelatih Catur Sumsel Aliudin Saputra di Palembang, Senin.
Ia mengemukakan, Gelar Sagara meraih medali emas setelah mengumpulkan total poin 8,5 dari sembilan babak.
Kemudian dua medali perak disumbangkan, M Rizky Akbar Hazaki (12) dan Audiali (10) yang turun pada kelas kelompok umur.
Hazaki meraih kemenangan setelah mengumpulkan total 6,5 poin, sedangkan Audiali mengumpulkan total 6 poin.
"Hasil itu menjadi modal tersendiri bagi Sumsel untuk berbicara pada ajang skala nasional, terutama dalam mencapai target meraih medali emas pada PON di Jawa Barat tahun 2016," ujarnya.
Sebanyak 10 orang pecatur junior Sumatera Selatan ambil bagian pada ajang yang diikuti 18 negara itu.
Kesepuluh pecatur itu, Albin Iltizam, Aditya Ganta Saputra, Agung Pratama, Gelar Sagara, M.Rizky Akbar Hazaki, Alivia Novyan Sari, Audiali, Wulandari Saputri, Yeni Indraini, dan Xena Lorens.
Para atlet ini merupakan jebolan dari Akademi Catur Sumatera Selatan yang mulai berdiri sejak Agustus 2013.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sendiri memberikan dukungan penuh atas berdirinya akademi catur tersebut dengan tidak segan-segan mengucurkan dana hibah sebesar Rp2 miliar pada tahun pertama.
Pewarta : Oleh : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelajar asal Kota Palembang rajai Turnamen Catur ANTARA 2025, berikut daftar pemenangnya
05 October 2025 18:52 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa buka Turnamen Catur dan Festival UMKM Kantor Berita ANTARA
04 October 2025 20:49 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Dewa United tahan imbang Bhayangkara FC 2-2 pada pekan kedua Super League
11 September 2026 21:22 WIB
Liga Champions: Ferran Torres "hattrick", PSG libas Slovan Bratislava 6-1
10 September 2026 9:09 WIB
Mourinho puji performa Trent Alexander-Arnold pada posisi baru di Real Madrid
09 September 2026 15:03 WIB