Dokter di OKU tetap layani pasien
Rabu, 27 November 2013 18:21 WIB
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Meskipun dokter di sejumlah daerah di Indonesia melakukan aksi solidaritas mogok kerja, namun di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan para tenaga kesehatan itu tetap menjalankan tugasnya seperti biasa melayani para pasien.
Direktur RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja, Dr Harseno melalui Humasnya, Turipno Rabu mengatakan rumah sakit tersebut dan beberapa rumah sakit lainnya, para dokter tetap beraktivitas melakukan perawatan dan pelayanan kesehatan kepada pasien.
"Hari ini, semua dokter beraktivitas melayani pasien seperti biasa, dan tidak ada mogok kerja di Baturaja," ujarnya.
Turipno menjelaskan, di RSUD ada 10 orang dokter spesialis terdiri atas dokter bedah, anak, kebidanan, penyakit dalam, kulit dan kelamin, anestesi (bius), satu orang dokter gizi dan 25 orang dokter umum.
Sebelumnya Harseno mengatakan, RSUD dr Ibnu Soetowo merupakan rumah sakit kelas C dengan total pekerja dan perawat sebanyak 600 orang, dan 340 pekerja lainnya merupakan pegawai negeri sipil (PNS).
"Tidak mungkin kita menelantarkan pasien demi aksi solidaritas itu dan bagi kami pasien itu nomor satu," katanya. (E Permana)
Direktur RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja, Dr Harseno melalui Humasnya, Turipno Rabu mengatakan rumah sakit tersebut dan beberapa rumah sakit lainnya, para dokter tetap beraktivitas melakukan perawatan dan pelayanan kesehatan kepada pasien.
"Hari ini, semua dokter beraktivitas melayani pasien seperti biasa, dan tidak ada mogok kerja di Baturaja," ujarnya.
Turipno menjelaskan, di RSUD ada 10 orang dokter spesialis terdiri atas dokter bedah, anak, kebidanan, penyakit dalam, kulit dan kelamin, anestesi (bius), satu orang dokter gizi dan 25 orang dokter umum.
Sebelumnya Harseno mengatakan, RSUD dr Ibnu Soetowo merupakan rumah sakit kelas C dengan total pekerja dan perawat sebanyak 600 orang, dan 340 pekerja lainnya merupakan pegawai negeri sipil (PNS).
"Tidak mungkin kita menelantarkan pasien demi aksi solidaritas itu dan bagi kami pasien itu nomor satu," katanya. (E Permana)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Gelar Youth Today, AIESEC gaet 800 lebih pendaftar di Universitas Sriwijaya
21 September 2026 13:16 WIB
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB