PPLM Sumsel bina karate dan anggar
Kamis, 14 November 2013 16:11 WIB
Atlet PPLM Sumsel cabang olahraga anggar Reni Anggraini yang merupakan peraih medali emas SEA Games XXVI tahun 2011. (Foto Antarasumsel.com/Dolly Rosana)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa Provinsi Sumatera Selatan hanya membina atlet karate dan anggar karena dipandang Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga lebih berpotensi dibandingkan cabang olahraga lain.
"Program PPLM Kemenpora yang sempat terhenti kini mulai dijalankan kembali di Sumsel, dan berdasarkan penilaian pusat hanya karate dan anggar yang memenuhi," kata Pelaksana Teknis Program PPLP dan PPLM Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan Iyakrus, Kamis.
Ia mengemukakan, pihak daerah tidak berwewenang dalam menentukan cabang olahraga yang dibina pada PPLM 2012 ini dan sepenuhnya menjadi keputusan Kemenpora.
"Sumsel mengusulkan saja, dan beberapa cabang olahraga yang diajukan hanya anggar dan karate yang dipilih untuk program pembinaan tingkat mahasiswa," ujarnya.
Sementara untuk Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Sumsel justru mencakup beberapa cabang olahraga yakni karate, anggar, loncat indah, bulu tangkis, pencak silat, atletik.
Sehingga atlet PPLP tercatat berjumlah 28 orang, sementara untuk PPLM hanya 16 orang yang terdiri atas karate (10 orang) dan anggar (6 orang).
Ia menilai keputusan dari Kemenpora itu sangat tepat mengingat anggar dan karate memiliki sejumlah atlet berprestasi nasional dan internasional yang berstatus mahasiswa.
"Tujuan dari PPLM sendiri yakni membina atlet berstatus mahasiswa agar tidak terhenti prestasinya. Pada umumnya, atlet PPLM ini merupakan jebolan dari PPLP," katanya.
"Program PPLM Kemenpora yang sempat terhenti kini mulai dijalankan kembali di Sumsel, dan berdasarkan penilaian pusat hanya karate dan anggar yang memenuhi," kata Pelaksana Teknis Program PPLP dan PPLM Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan Iyakrus, Kamis.
Ia mengemukakan, pihak daerah tidak berwewenang dalam menentukan cabang olahraga yang dibina pada PPLM 2012 ini dan sepenuhnya menjadi keputusan Kemenpora.
"Sumsel mengusulkan saja, dan beberapa cabang olahraga yang diajukan hanya anggar dan karate yang dipilih untuk program pembinaan tingkat mahasiswa," ujarnya.
Sementara untuk Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Sumsel justru mencakup beberapa cabang olahraga yakni karate, anggar, loncat indah, bulu tangkis, pencak silat, atletik.
Sehingga atlet PPLP tercatat berjumlah 28 orang, sementara untuk PPLM hanya 16 orang yang terdiri atas karate (10 orang) dan anggar (6 orang).
Ia menilai keputusan dari Kemenpora itu sangat tepat mengingat anggar dan karate memiliki sejumlah atlet berprestasi nasional dan internasional yang berstatus mahasiswa.
"Tujuan dari PPLM sendiri yakni membina atlet berstatus mahasiswa agar tidak terhenti prestasinya. Pada umumnya, atlet PPLM ini merupakan jebolan dari PPLP," katanya.
Pewarta : Oleh : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sabet 12 emas, China juara umum Kejuaraan Asia Anggar Kadet dan Junior 2026 di Jakarta
28 February 2026 4:48 WIB
Klasemen Kejuaraan Asia Anggar Kadet-Junior 2026: Hong Kong kokoh di puncak
24 February 2026 5:26 WIB
Atlet anggar foil putra Indonesia terlempar di babak penyisihan Kejuaraan Asia 2025 di Bali
19 June 2025 12:45 WIB, 2025
Timnas Anggar perlu banyak jam terbang, masih minim kesempatan bertanding ke luar negeri
18 June 2025 12:38 WIB, 2025
Anggar Indonesia kandas di delapan besar sabre beregu putri SEA Games 2021
18 May 2022 22:22 WIB, 2022