Warga Mesuji OKI tewas diterkam harimau
Rabu, 23 Oktober 2013 23:23 WIB
Ilustrasi - Harimau Sumatera (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Seorang warga Yuhanna binti Tuhibun (8,5), Rabu, tewas diterkam harimau di Dusun I Desa Kota Baru, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod P dalam keterangan kepada wartawan di Palembang mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari anggota kepolisian di Mesuji bahwa seorang anak diterkam harimau.
Anak tersebut saat berada di luar rumah secara tiba-tiba diterkam harimau di bagian leher dan perut yang mengakibatkan luka serius.
Lebih lanjut dia mengatakan, akibat luka tersebut maka tidak dapat ditolong lagi sehingga anak tersebut meninggal di tempat kejadian perkara.
Anak itu tidak bisa ditolong lagi sehingga meninggal dunia ditempat kejadian, kata dia.
Dia mengatakan, setelah kejadian harimau tersebut hilang menuju hutan di sekitar
tempat kejadian perkara tersebut.
Memang, untuk menuju kecamatan Mesuji membutuhkan waktu karena jaraknya jauh termasuk di tempat terjadinya peristiwa tersebut.
Dalam kesempatan itu dia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam meninggalkan keluarga saat berpergian terutama di tempat sepi.
Hal ini karena bahaya bisa terjadi termasuk serangan binatang buas, tambah dia.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod P dalam keterangan kepada wartawan di Palembang mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari anggota kepolisian di Mesuji bahwa seorang anak diterkam harimau.
Anak tersebut saat berada di luar rumah secara tiba-tiba diterkam harimau di bagian leher dan perut yang mengakibatkan luka serius.
Lebih lanjut dia mengatakan, akibat luka tersebut maka tidak dapat ditolong lagi sehingga anak tersebut meninggal di tempat kejadian perkara.
Anak itu tidak bisa ditolong lagi sehingga meninggal dunia ditempat kejadian, kata dia.
Dia mengatakan, setelah kejadian harimau tersebut hilang menuju hutan di sekitar
tempat kejadian perkara tersebut.
Memang, untuk menuju kecamatan Mesuji membutuhkan waktu karena jaraknya jauh termasuk di tempat terjadinya peristiwa tersebut.
Dalam kesempatan itu dia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam meninggalkan keluarga saat berpergian terutama di tempat sepi.
Hal ini karena bahaya bisa terjadi termasuk serangan binatang buas, tambah dia.
Pewarta : Oleh: Ujang Idrus
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKSDA pasang perangkap harimau di perkebunan kelapa sawit warga Mukomuko
16 March 2023 16:05 WIB, 2023