Bogor (ANTARA Sumsel) - Memasuki musim libur sekolah Juni-Juli ini, Taman Wisata Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengadakan program Bulan Buah Jambu Bol yang menawarkan kepada pengunjung untuk memanen dan menikmati hasil budi daya unggulan tersebut.

"Ada tiga jenis buah jambu bol varietas unggulan Mekarsari yang bisa dipanen pada pekan libur sekolah yakni jambu bol kapas, jambu bol harum manis (Harman) dan jambu bol hitam," kata Putri Ayu Pratami, Public Relations Manager Taman Wisata Mekarsari, Senin.

Putri menyebutkan, masa puncak panen jambu bol sudah masuk bulan Juni ini. Bertepatan dengan pekan libur sekolah, Mekarsari menyediakan paket wisata dan kegiatan pilihan selama Bulan Buah Jambu Bol di antaranya Green Land Tour + Kebunku, Kebunku, Long Weekend Narsis Band.

"Juga ada potongan harga 50 persen untuk komunitas otomotif dan pesepeda," katanya.

Putri menjelaskan, dalam paket Green Land Tour plus itu menghadirkan sensasi petik buah langsung dari pohonnya.

Kegiatan petik buah itu dapat dilakukan pengunjung yang berdurasi selama kurang lebih 60 menit. Setiap pengunjung akan diajak berkeliling menggunakan kereta wisata, melihat kebun koleksi Taman Wisata Mekarsari yang sedang panen.

Beragam display informasi tentang buah jambu bol, terpasang di wahana kebun buah jambu bol, antara lain mengenai varietas jambu bol yang ada di Taman Wisata Mekarsari seperto Jambu Bol Jamaica, Jambu Bol Liar, Jambu Bol Ma Miao, Jambu Bol Merah, Jambu Bol Putih, dan Jambu Bol Shah Laak," ujarnya.

"Di wahana jambu bol, pengunjung dapat memetik dua buah jambu bol langsung dari pohonnya, dengan bumbu rujak dan juga beberapa paket buah," ujarnya.

Putri menuyebutkan, dengan berbagai pilihan paket wisata dan kegiatan yang diselenggarakan selama Bulan Buah Jambu Bol ini, harapannya menjadikan Taman Mekarsari sebagai tempat wisata pilihan semua segmen.

"Baik bagi keluarga, anak muda dan komunitas," ujar Putri.  

Taman Wisata Mekarsari saat ini menyimpan koleksi tanaman mencapai 1.437 varietas dan memiliki lebih dari 100.000 pohon sehingga menjadikan kebun tersebut sebagai pusat buah tropis terbesar di dunia.

Pewarta : Pewarta: Laily Rahmawati
Editor : Awi
Copyright © ANTARA 2026