Cuaca belum hambat kelancaran pelayaran Selat Sunda
Senin, 22 April 2013 20:42 WIB
Pelayaran lancar. (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)
Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyebutkan faktor cuaca di perairan Selat Sunda bagian utara saat musim pancaroba belum menghambat kelancaran pelayaran kapal-kapal feri di rute Pelabuhan Bakauheni-Merak.
"Mulai kemarin hingga hari ini, waktu tempuh pelayaran kapal feri berkisar 2-2,5 jam. Itu masih normal," kata Manager Operasi PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, di Bakauheni, Lampung Selatan, Senin.
Ia menyebutkan para nakhoda kapal memang diingatkan untuk selalu waspada, terutama di saat musim pancaroba karena bisa terjadi cuaca ekstrem.
Menurut Heru, jumlah kapal feri yang dioperasikan mencapai 28 feri untuk mengangkut kendaraan dan penumpang dari Sumatera ke Jawa atau sebaliknya.
Sementara arus penumpang dan kendaraan dari Sumatera ke Jawa tidak mengalami peningkatan menjelang kenaikan harga BBM yang diduga kuat berlaku mulai 1 Mei 2013.
Selain itu, pengiriman barang juga tidak mengalami lonjakan, sementara truk-truk barang kini harus mengantre lama untuk mendapatkan solar di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan jalan lintas Sumatera.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca di perairan Selat Sunda pada hari ini hingga besok adalah berawan, sedang di perairan barat Lampung adalah hujan. Tinggi maksimum gelombang di Selat Sunda berkisar 0,75-1,25 meter dan kecepatan angin berkisar 2-5 knot dari arah barat dan barat laut.
"Saya sangat optimistis akan lulus UN," kata dia.
"Mulai kemarin hingga hari ini, waktu tempuh pelayaran kapal feri berkisar 2-2,5 jam. Itu masih normal," kata Manager Operasi PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, di Bakauheni, Lampung Selatan, Senin.
Ia menyebutkan para nakhoda kapal memang diingatkan untuk selalu waspada, terutama di saat musim pancaroba karena bisa terjadi cuaca ekstrem.
Menurut Heru, jumlah kapal feri yang dioperasikan mencapai 28 feri untuk mengangkut kendaraan dan penumpang dari Sumatera ke Jawa atau sebaliknya.
Sementara arus penumpang dan kendaraan dari Sumatera ke Jawa tidak mengalami peningkatan menjelang kenaikan harga BBM yang diduga kuat berlaku mulai 1 Mei 2013.
Selain itu, pengiriman barang juga tidak mengalami lonjakan, sementara truk-truk barang kini harus mengantre lama untuk mendapatkan solar di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan jalan lintas Sumatera.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca di perairan Selat Sunda pada hari ini hingga besok adalah berawan, sedang di perairan barat Lampung adalah hujan. Tinggi maksimum gelombang di Selat Sunda berkisar 0,75-1,25 meter dan kecepatan angin berkisar 2-5 knot dari arah barat dan barat laut.
"Saya sangat optimistis akan lulus UN," kata dia.
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cuaca ekstrem padamkan listrik di Lahat, PLN ULP Lembayung terjunkan 31 personel
20 August 2026 13:41 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kualitas Udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat, nilai ISPU tembus 101
23 August 2026 15:34 WIB
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB