Sumsel aman dari titik panas
Jumat, 22 Maret 2013 15:38 WIB
Provinsi Sumatera Selatan (Foto Antarasumsel.com/grafis/ist)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Wilayah Sumatera Selatan masih aman dari titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan perkebunan meski beberapa hari terakhir suhu udara cenderung panas hingga 35 derajat Celcius.
"Berdasarkan pantauan melalui satelit pada 18 Maret wilayah ini terdeteksi dua titik panas namun sekarang terpantau nihil," kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel, Indra Purnama di Palembang, Jumat.
Dijelaskannya, suhu udara di wilayah provinsi yang memiliki 15 kabupaten dan kota ini cenderung panas karena sekarang posisi matahari tepat di tengah garis khatulistiwa.
Meskipun suhu udara cenderung panas, ancaman timbulnya titik panas belum terlalu menghawatirkan karena pada Maret 2013 diprakirakan masih terdapat banyak hujan dengan intensitas yang cukup tinggi berkisar 200 hingga 300 milimeter.
Titik panas diprediksi akan mulai muncul dalam jumlah yang cukup banyak di wilayah Sumsel pada penghujung musim hujan Mei 2013, katanya.
Sebelumnya pada 18 Maret 2013 satelit NOAA 18 yang dioperasikan Singapura mendeteksi kemunculan sebanyak 38 titik panas di Pulau Sumatera yang diindikasi sebagai peristiwa kebakaran hutan atau lahan.
Titik panas atau "hotspot" itu terbanyak berada di wilayah Riau mencapai 25 titik.
Sedangkan di Aceh terpantau empat titik panas, Sumatera Utara sebanyak tujuh titik, dan di Sumatera Selatan terpantau dua titik panas.
"Berdasarkan pantauan melalui satelit pada 18 Maret wilayah ini terdeteksi dua titik panas namun sekarang terpantau nihil," kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel, Indra Purnama di Palembang, Jumat.
Dijelaskannya, suhu udara di wilayah provinsi yang memiliki 15 kabupaten dan kota ini cenderung panas karena sekarang posisi matahari tepat di tengah garis khatulistiwa.
Meskipun suhu udara cenderung panas, ancaman timbulnya titik panas belum terlalu menghawatirkan karena pada Maret 2013 diprakirakan masih terdapat banyak hujan dengan intensitas yang cukup tinggi berkisar 200 hingga 300 milimeter.
Titik panas diprediksi akan mulai muncul dalam jumlah yang cukup banyak di wilayah Sumsel pada penghujung musim hujan Mei 2013, katanya.
Sebelumnya pada 18 Maret 2013 satelit NOAA 18 yang dioperasikan Singapura mendeteksi kemunculan sebanyak 38 titik panas di Pulau Sumatera yang diindikasi sebagai peristiwa kebakaran hutan atau lahan.
Titik panas atau "hotspot" itu terbanyak berada di wilayah Riau mencapai 25 titik.
Sedangkan di Aceh terpantau empat titik panas, Sumatera Utara sebanyak tujuh titik, dan di Sumatera Selatan terpantau dua titik panas.
Pewarta : Oleh Yudi Abdullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG deteksi 1.104 titik panas di Sumatera, Sumsel terbanyak mencapai 528 hotspot
22 August 2026 12:37 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Jaga ekosistem laut, Pertamina Trans Kontinental tanam 512 terumbu karang di Sulawesi Utara
20 August 2026 7:24 WIB
Ubah limbah jadi bermanfaat, Kilang Plaju dorong Kelompok Proklim ciptakan produk bernilai
10 August 2026 22:42 WIB