Palembang (ANTARA Sumsel) - Berkurban menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemuliaan terhadap  Allah SWT karena itu umat Islam yang mampu diingatkan melaksanakannya setiap Idul Adha dengan hewan kurban berupa, sapi, domba atau kambing.

"Hakikat berkurban juga untuk meningkatkan ketakwaan melalui keteladan terhadap keimanan Nabi Ibrahim yang demi ketaatannya kepada Allah rela mengorbankan anaknya Ismail," kata anggota legislatif dari PKS Sumsel Yuswar Hidayatullah disela-sela acara kurban di Palembang, Minggu.

Menurut dia, Nabi Ibrahim menjadi teladan bagi umat karena demi ketaatannya kepada sang pencipta rela mengurbankan anaknya Ismail yang hanya semata wayang.

Saat dipuncak ujian ketakwaan kepada Allah ketika diperintahkan menyembilh anaknya.

Ia menambahkan, Allah menguji keimanan Nabi Ibrahim dan menganti anak kesayangan dengan domba.

Ketauladanan itu akhirnya berlangsung sampai kini dimana setiap Idul Adha atau lebaran haji umat Islam mengorbankan sapi, kambing dan domba.

Dia mengatakan, PKS sendiri selama ini terus mendorong kadernya meningkatkan ketakwaan salah satunya dengan berkurban saat idul adha.

Berkurban kini menjadi tren bagi kader PKS yang rutin menyerahkan hewan kepada panitia sehingga dilakukan pemotongan secara kolektif.

Khusus untuk kader yang telah menjadi anggota legislatif tingkat provinsi diwajibkan minimal mengurbankan empat ekor kambing.

Sedangkan anggota DPRD kota/kabupaten minimal dua ekor kambing.

Sementara khusus untuk perayaan Idul Adha tahun ini sebanyak 150 ekor sapi disebarkan pada 15 kabupaten/kota untuk dikurbankan dan dagingnya dibagikan kepada warga tak mampu.

Selain sapi sebanyak 50 ekor kambing juga dikurbankan tahun ini dengan target partai tersebut mampu mendistribusikan 15.000 paket daging kurban. (Nila)



Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024