Pendapatan daerah Sumsel naik
Rabu, 15 Agustus 2012 16:10 WIB
Ketua DPRD Sumatera Selatan Wasista Banbang Utoyo (FOTO antarasumsel.com/Susilawati)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pendapatan daerah Sumatera Selatan dalam APBD Perubahan 2012 ada kenaikan, tetapi kurang signifikan.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan hal itu seusai persetujuan penandatanganan kebijakan umum anggaran dan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan di Palembang, Rabu.
Menurut dia, ada kenaikan pendapatan, tetapi kurang signifikan, karena ada beberapa yang belum jalan seperti ekspor batu bara, karena pembangunan jalan khusus belum selesai sehingga tidak bisa ke luar.
Sebenarnya ini dari sisi pendapatan asli daerah sangat besar, tetapi mudah-mudahan pada tahun mendatang bisa lebih meningkat lagi, katanya.
Ia mengatakan, untuk belanja daerah pada APBD perubahan 2012 diproyeksikan mengalami peningkatan dari semula Rp4,7 triliun menjadi Rp5,3 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp647 miliar atau 13,66 persen.
Kemudian dana perimbangan semula sebesar Rp2,20 triliun meningkat menjadi Rp2,24 triliun, bertambah Rp34,9 miliar atau sekitar 1,58 persen.
Ia menyatakan, lain-lain pendapatan yang sah semula Rp834,4 miliar meningkat menjadi Rp881 miliar, bertambah Rp46,6 miliar atau sekitar 5,58 persen.
Sementara Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo menuturkan, tujuan penyusunan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan untuk memberikan penjelasan tentang perubahan pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah.
Perubahan plafon anggaran sementara per urusan dan satuan kerja pemerintah daerah, program dan kegiatan dan belanja tidak langsung serta rencana pengeluaran daerah untuk dijadikan dasar dalam penyusunan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2012.
Proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah Sumsel 2012 untuk pendapatan sebesar Rp5,02 triliun, ujarnya.
Setelah KUA dan PPAS ini disetujui di badan anggaran, maka akan dibahas pada paripurna DPRD mendatang, katanya.(Susi)
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan hal itu seusai persetujuan penandatanganan kebijakan umum anggaran dan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan di Palembang, Rabu.
Menurut dia, ada kenaikan pendapatan, tetapi kurang signifikan, karena ada beberapa yang belum jalan seperti ekspor batu bara, karena pembangunan jalan khusus belum selesai sehingga tidak bisa ke luar.
Sebenarnya ini dari sisi pendapatan asli daerah sangat besar, tetapi mudah-mudahan pada tahun mendatang bisa lebih meningkat lagi, katanya.
Ia mengatakan, untuk belanja daerah pada APBD perubahan 2012 diproyeksikan mengalami peningkatan dari semula Rp4,7 triliun menjadi Rp5,3 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp647 miliar atau 13,66 persen.
Kemudian dana perimbangan semula sebesar Rp2,20 triliun meningkat menjadi Rp2,24 triliun, bertambah Rp34,9 miliar atau sekitar 1,58 persen.
Ia menyatakan, lain-lain pendapatan yang sah semula Rp834,4 miliar meningkat menjadi Rp881 miliar, bertambah Rp46,6 miliar atau sekitar 5,58 persen.
Sementara Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo menuturkan, tujuan penyusunan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan untuk memberikan penjelasan tentang perubahan pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah.
Perubahan plafon anggaran sementara per urusan dan satuan kerja pemerintah daerah, program dan kegiatan dan belanja tidak langsung serta rencana pengeluaran daerah untuk dijadikan dasar dalam penyusunan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2012.
Proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah Sumsel 2012 untuk pendapatan sebesar Rp5,02 triliun, ujarnya.
Setelah KUA dan PPAS ini disetujui di badan anggaran, maka akan dibahas pada paripurna DPRD mendatang, katanya.(Susi)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK bawa 12 pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya setelah OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo
11 April 2026 8:40 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Hadapi ancaman karhutla, PT BPP terapkan sistem injeksi air di lahan gambut
17 September 2026 12:51 WIB
PT BMH dukung Angkatan Muda Muhammadiyah Sumsel perkuat kesiapsiagaan karhutla melalui bantuan logistik
17 September 2026 12:13 WIB
Kolaborasi multipihak bantu tangani kebakaran kebun warga di Desa Kaliberau Muba
16 September 2026 12:10 WIB
PT BMH libatkan masyarakat Desa Riding OKI cegah karhutla melalui program Zero Fire
16 September 2026 11:20 WIB