Lampung terima 45 unit mobil internet
Senin, 13 Agustus 2012 10:15 WIB
Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Provinsi Lampung menerima 45 unit mobil internet sebagai sarana pendukung pengembangan informasi bagi masyarakat pada 14 kabupaten dan kota di provinsi itu.
"Setiap kabupaten dan kota di Lampung akan mendapatkan tiga unit mobil internet," kata Gubernur Lampung Sjachroedin ZP di Bandarlampung, Senin.
Penyerahan 45 unit mobil internet bersamaan acara Ramadhan di aula Masjid Al-Furqon di Bandarlampung, Minggu (12/8).
Sjachroedin mengatakan, dalam memasuki era globalisasi, komunikasi menggunakan internet sangat dibutuhkan, sehingga dengan adanya mobil internet ini diharapkan dapat membantu warga yang memerlukan informasi secara luas.
Menurut dia, adanya mobil internet itu di pedesaan akan membuat warga tidak lagi perlu ke kota untuk sekadar mengakses internet, cukup mobil tersebut yang akan menghampirinya.
"Mobil ini berisikan enam unit komputer yang dapat langsung mengakses internet," kata dia lagi.
Dia menjelaskan, seluruh Indonesia mendapatkan mobil tersebut yang berasal dari bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan untuk daerah Lampung bantuan itu diserahkan oleh Jaksa Agung Basrief Arief mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekaligus melaksanakan Safari Ramadhan Nasional.
Jaksa Agung RI Basrief Arief pada saat menyerahkan mobil tersebut menegaskan bahwa dalam rangka program internet masuk desa, pemerintah menyiapkan hal lain, seperti pembangunan jaringan di setiap desa.
"Akan dibangun 40 ribu jaringan di setiap desa yang ada di Indonesia, sehingga masyarakat dapat lebih cepat mengakses internet," kata dia lagi.
Menurut dia, tujuan program ini adalah agar masyarakat dapat lebih cerdas dan berwawasan luas, terutama memasuki era globalisasi.(ANT-RB*B014)
"Setiap kabupaten dan kota di Lampung akan mendapatkan tiga unit mobil internet," kata Gubernur Lampung Sjachroedin ZP di Bandarlampung, Senin.
Penyerahan 45 unit mobil internet bersamaan acara Ramadhan di aula Masjid Al-Furqon di Bandarlampung, Minggu (12/8).
Sjachroedin mengatakan, dalam memasuki era globalisasi, komunikasi menggunakan internet sangat dibutuhkan, sehingga dengan adanya mobil internet ini diharapkan dapat membantu warga yang memerlukan informasi secara luas.
Menurut dia, adanya mobil internet itu di pedesaan akan membuat warga tidak lagi perlu ke kota untuk sekadar mengakses internet, cukup mobil tersebut yang akan menghampirinya.
"Mobil ini berisikan enam unit komputer yang dapat langsung mengakses internet," kata dia lagi.
Dia menjelaskan, seluruh Indonesia mendapatkan mobil tersebut yang berasal dari bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan untuk daerah Lampung bantuan itu diserahkan oleh Jaksa Agung Basrief Arief mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekaligus melaksanakan Safari Ramadhan Nasional.
Jaksa Agung RI Basrief Arief pada saat menyerahkan mobil tersebut menegaskan bahwa dalam rangka program internet masuk desa, pemerintah menyiapkan hal lain, seperti pembangunan jaringan di setiap desa.
"Akan dibangun 40 ribu jaringan di setiap desa yang ada di Indonesia, sehingga masyarakat dapat lebih cepat mengakses internet," kata dia lagi.
Menurut dia, tujuan program ini adalah agar masyarakat dapat lebih cerdas dan berwawasan luas, terutama memasuki era globalisasi.(ANT-RB*B014)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, sejumlah penerbangan di Bandara Lampung dibatalkan
06 September 2026 9:08 WIB
Pelindo Regional 2 Panjang salurkan beasiswa untuk 40 anak pekerja berprestasi
01 August 2026 10:28 WIB
Polda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp264,9 Miliar dari 29 Kasus
29 July 2026 13:51 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB