JK: Masjid tak boleh tempat kampanye
Minggu, 22 Juli 2012 22:37 WIB
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (FOTO ANTARA)
Makassar (ANTARA Sumsel) - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla menegaskan masjid tidak boleh dijadikan tempat kampanye apalagi dipasang atribut politik saat bulan suci Ramadhan.
"Tidak boleh, undang-undang melarang hal itu. Anda tidak boleh menjadikan masjid tempat kampanye," kata JK usai pertemuan dengan sejumlah pengurus DMI Sulsel di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.
Dalam Undang-Udang Nomor 10/2008 tentang Pemilihan Umum dijelaskan aturan tentang alat peraga tidak dibenarkan ditempatkan pada tempat ibadah seperti masjid, gereja, vihara dan tempat iabadah lainnya.
Dari pantauan di sejumlah masjid di wilayah Makassar dan sekitarnya telihat atribut politik banyak terpasang di dinding dan pagar masjid dengan tulisan, "Selamat menunaikan ibadah puasa" namun disertai gambar calon.
Tiga bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berlaga pada Pilkada Sulsel 22 Januari 2013, yaitu Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang), Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Kahar Mudzakkar (IA) dan Rudianto Asapa-Andi Nawir (Garuda-Na).
JK mengharapkan Pilkada Sulsel berjalan damai, meski merebak kampanya negatif dan perusakan baliho terhadap salah satu bakal calon.
"Jangan ada hal-hal seperti itu, kita berharap damai. Sebagai putra Sulsel yang baik citakanlah demokrasi yang damai," katanya. (ANT)
"Tidak boleh, undang-undang melarang hal itu. Anda tidak boleh menjadikan masjid tempat kampanye," kata JK usai pertemuan dengan sejumlah pengurus DMI Sulsel di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.
Dalam Undang-Udang Nomor 10/2008 tentang Pemilihan Umum dijelaskan aturan tentang alat peraga tidak dibenarkan ditempatkan pada tempat ibadah seperti masjid, gereja, vihara dan tempat iabadah lainnya.
Dari pantauan di sejumlah masjid di wilayah Makassar dan sekitarnya telihat atribut politik banyak terpasang di dinding dan pagar masjid dengan tulisan, "Selamat menunaikan ibadah puasa" namun disertai gambar calon.
Tiga bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berlaga pada Pilkada Sulsel 22 Januari 2013, yaitu Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang), Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Kahar Mudzakkar (IA) dan Rudianto Asapa-Andi Nawir (Garuda-Na).
JK mengharapkan Pilkada Sulsel berjalan damai, meski merebak kampanya negatif dan perusakan baliho terhadap salah satu bakal calon.
"Jangan ada hal-hal seperti itu, kita berharap damai. Sebagai putra Sulsel yang baik citakanlah demokrasi yang damai," katanya. (ANT)
Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dilaporkan ke Polisi, Jusuf Kalla jelaskan konteks ceramah perdamaian di UGM
18 April 2026 20:17 WIB
Tabrak pagar rumah Jusuf Kalla karena ngantuk, pengendara harus ganti rugi Rp25 juta
19 February 2026 10:32 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel tangani tujuh perkara karhutla dan tujuh tersangka per Agustus 2026
28 August 2026 19:55 WIB