Golkar survei calon kepala daerah
Senin, 2 Juli 2012 19:54 WIB
Pengurus Partai Golkar memberikan keterangan menjelang Rakornis di Palembang, Jumat (22/6) (Foto Antarasumsel.com/Susi)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Partai Golkar akan melakukan survei bakal calon kepala daerah yang diusung partai berlambang pohon beringin itu sebanyak mungkin untuk dilaporkan ke dewan pimpinan pusat.
"Untuk penjaringan bakal calon kepala daerah itu secara diam-diam sudah dilakukan dan dilaporkan ke DPP," kata Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Sumsel H Nasrun Madang ketika ditanya mengenai mekanisme pencalonan di Palembang, Senin.
Menurut dia, survei itu dilakukan untuk kader Golkar, kemudian incumbent (pejabat sedang menjabat), tokoh masyarakat dan mereka yang layak dan patut untuk ditampilkan seperti tokoh politik.
"Dalam artian partai itu tidak membatasi jumlah, tetapi biasanya di atas 10 orang," katanya.
Ia mengatakan, bakal calon yang disampaikan sebanyak mungkin dan nanti DPP melakukan survei apakah itu untuk wali kota, bupati ataupun wakil bupati.
"Paling tidak 10 orang dan nanti akan dilihat siapa yang namanya keluar dari hasil survei DPP," jelas dia.
Ia menjelaskan, mekanisme sebanyak mungkin direkrut karena siapapun nantinya patut dan layak menjadi calon bupati/wali kota maka itulah yang akan didukung oleh partai tersebut.
Sementara mengenai Pilkada Kota Palembang, ia menyatakan, kemungkinan pada Oktober 2012 baru bisa dilihat siapa yang akan didukung partai.
Partai Golkar akan melakukan survei terlebih dahulu sebelum menentukan bakal calon kepala daerah yang akan diusung pada pilkada.
Sebagaimana diketahui kabupaten dan kota di Sumsel yang akan melaksanakan pilkada adalah Kota Lubuklinggau, Prabumulih, Pagaralam, Muaraenim, Banyuasin, Palembang, Lahat, Empat Lawang dan Ogan Komering Ilir.
Selain sembilan kabupaten dan kota tersebut, pada 2013 juga akan digelar Pilkada Gubernur Sumsel. (Susi)
"Untuk penjaringan bakal calon kepala daerah itu secara diam-diam sudah dilakukan dan dilaporkan ke DPP," kata Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Sumsel H Nasrun Madang ketika ditanya mengenai mekanisme pencalonan di Palembang, Senin.
Menurut dia, survei itu dilakukan untuk kader Golkar, kemudian incumbent (pejabat sedang menjabat), tokoh masyarakat dan mereka yang layak dan patut untuk ditampilkan seperti tokoh politik.
"Dalam artian partai itu tidak membatasi jumlah, tetapi biasanya di atas 10 orang," katanya.
Ia mengatakan, bakal calon yang disampaikan sebanyak mungkin dan nanti DPP melakukan survei apakah itu untuk wali kota, bupati ataupun wakil bupati.
"Paling tidak 10 orang dan nanti akan dilihat siapa yang namanya keluar dari hasil survei DPP," jelas dia.
Ia menjelaskan, mekanisme sebanyak mungkin direkrut karena siapapun nantinya patut dan layak menjadi calon bupati/wali kota maka itulah yang akan didukung oleh partai tersebut.
Sementara mengenai Pilkada Kota Palembang, ia menyatakan, kemungkinan pada Oktober 2012 baru bisa dilihat siapa yang akan didukung partai.
Partai Golkar akan melakukan survei terlebih dahulu sebelum menentukan bakal calon kepala daerah yang akan diusung pada pilkada.
Sebagaimana diketahui kabupaten dan kota di Sumsel yang akan melaksanakan pilkada adalah Kota Lubuklinggau, Prabumulih, Pagaralam, Muaraenim, Banyuasin, Palembang, Lahat, Empat Lawang dan Ogan Komering Ilir.
Selain sembilan kabupaten dan kota tersebut, pada 2013 juga akan digelar Pilkada Gubernur Sumsel. (Susi)
Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bahlil Lahadalia sampaikan dukacita atas wafatnya Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara
20 April 2026 18:46 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usulkan kepala daerah dipilih DPRD
06 December 2025 8:59 WIB
Golkar nonaktifkan Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir sebagai anggota DPR
31 August 2025 18:19 WIB, 2025
Golkar Sumsel sebut tak ada perubahan dukungan pasca mundur Airlangga
12 August 2024 19:07 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polres Banyuasin tangkap dua tersangka pembunuhan berencana dua remaja di Talang Kelapa
07 September 2026 12:41 WIB
Polwan bagikan 1.000 masker untuk antisipasi dampak karhutla ke warga Palembang
03 September 2026 7:41 WIB