Konferensi ICC-MAB UNESCO

  • Selasa, 24 Juli 2018 20:16 WIB
Konferensi ICC-MAB UNESCO

(Dari kiri) Director Office Jakarta Shahbaz Khan, Wakil Kepala LIPI Subiyanto, Gubernur Sumsel Nurdin, Chair ICC MAB Meeting Didier Babin, Dirjen K SDAE Wiratno, Director Division Ecological and Earth Science, Secretary MAB Program UNESCO Clussener Godt mengikuti pembukaan sidang ke-30 International Coordinating Council of The Man and The Biosphere (ICC MAB) UNESCO di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/7). Konferensi tersebut dihadiri oleh 300 peserta dari 50 negara dan diharapkan hasil sidangnya akan menambah tiga cagar biosfer baru di Indonesia, yaitu Berbak-Sembilang di Sumatera Selatan dan Jambi, Rinjani-Lombok di Nusa Tenggara Barat dan Betung Kerihun Danau Sentarum di Kalimantan Barat. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol/18)

Konferensi ICC-MAB UNESCO

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kedua kiri) memukul gong yang disaksikan Wakil Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Bambang Subiyanto(kiri), Chair ICC-MAB UNESCO Didier Babin (ketiga kanan), Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan Wiratno (kedua kanan), Direktur Divisi Ecological & Earth Sciences, Secretary MAB Program, UNESCO Miguel Clussener Godt (kanan) saat pembukaan ke-30 International Coordinating Council of The Man and The Biosphere (ICC MAB) UNESCO di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/7). Konferensi tersebut dihadiri oleh 300 peserta dari 50 negara dan diharapkan hasil sidangnya akan menambah 3 cagar biosfer baru di Indonesia, yaitu Berbak-Sembilang di Sumatera Selatan dan Jambi, Rinjani-Lombok di Nusa Tenggara Barat dan Betung Kerihun Danau Sentarum di Kalimantan Barat. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol/18)

Konferensi ICC-MAB UNESCO
Konferensi ICC-MAB UNESCO

Foto Lainnya