Aplikasi Pemberantasan DBD

  • Jumat, 31 Maret 2017 15:13 WIB
Aplikasi Pemberantasan DBD

Dua pencetus aplikasi Fison Hepiman (kiri) dan Idan Awaludin (kanan) menunjukkan aplikasi online pemberantasan Demam Berdarah (DBD) "Pokentik" (Pokemon Jentik) pada soft launching aplikasi tersebut di Aula Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL PP) Kelas 1 Palembang, Sumsel, Rabu (29/3). Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau sarang nyamuk dan jentik serta mengaplikasikannya ke media sosial untuk memantau dan mengendalikan angka DBD. (Antarasumsel.com/Feny Selly/Ag/17)

Aplikasi Pemberantasan DBD

Salah satu pencetus aplikasi Idan Awaludin (kiri) memberikan penjelasan pada Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI Mohamad Subuh (dua kiri) mencoba aplikasi onile pemberantasan Demam Berdarah (DBD) "Pokentik" (Pokemon Jentik) pada soft launching aplikasi tersebut di Aula Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL PP) Kelas 1 Palembang, Sumsel, Rabu (29/3). Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau sarang nyamuk dan jentik serta mengaplikasikannya ke media sosial untuk memantau dan mengendalikan angka DBD. (Antarasumsel.com/Feny Selly/Ag/17)

Aplikasi Pemberantasan DBD
Aplikasi Pemberantasan DBD

Foto Lainnya