
Petugas haji harus hadirkan rasa tenang bagi jamaah setiba di bandara

“Prinsipnya patuh pada aturan setempat. Hal-hal yang dilarang, seperti pengambilan foto di area tertentu, sebaiknya tidak dilakukan,” katanya.
Dalam hal pelayanan, ia menekankan pentingnya respons cepat dengan mengutamakan kondisi jamaah, terutama bagi mereka yang membutuhkan istirahat setelah perjalanan panjang.
“Jika jamaah dalam kondisi lelah, segera difasilitasi untuk beristirahat agar tidak mengganggu kondisi fisiknya,” ujarnya.
Ia juga menyebut tiga hari pertama kedatangan jamaah sebagai masa krusial dalam penyelenggaraan layanan haji.
“Tiga hari pertama merupakan masa krusial. Jika dapat dilalui dengan baik, selanjutnya petugas akan lebih mudah menyesuaikan tugas,” katanya.
Abdul Basyir turut mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kekompakan dan bekerja dalam satu komando, serta rutin berkoordinasi dalam menjalankan tugas pelayanan.
Di sisi lain, jamaah calon haji Indonesia diimbau agar mempersiapkan diri dengan baik menjelang keberangkatan, termasuk menjaga kondisi kesehatan dan melengkapi kebutuhan pribadi.
“Pastikan persiapan sudah lengkap, terutama kondisi fisik. Obat-obatan dan vitamin yang diperlukan agar disiapkan, serta tidak membawa barang terlarang yang dapat mengganggu proses di bandara,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Petugas haji harus hadirkan rasa tenang bagi jamaah setiba di bandara
Pewarta: Asep Firmansyah
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
