
Perempuan curi uang takziah

Karena merasa pelaku mengenal keluarganya, Hasanah tak menaruh curiga sedikit pun. Hingga akhirnya, pelaku melancarkan aksinya dengan alasan hendak menumpang ke toilet.
"Tiba-tiba dia bilang nahan pipis dari tadi. Saya bilang ya sudah ke dalam saja, walaupun berantakan. Saya percaya karena mengakunya kenal keluarga," katanya.
Letak toilet yang berdekatan dengan lemari penyimpanan uang takziah menjadi celah bagi pelaku. Uang takziah yang sebelumnya dikumpulkan dalam kantong plastik dan disimpan di lemari lorong rumah, mendadak hilang.
"Pas dia keluar, saya baru sadar orangnya sudah tidak ada. Saya langsung masuk, lemari sudah terbuka, kantong isi uang takziah hilang," ungkap Hasanah.
Keluarga baru menyadari kehilangan sekitar pukul 12.30 WIB. Warga sempat mengejar, namun pelaku sudah keburu kabur.
Pihak Kepolisian telah mendatangi lokasi untuk meminta keterangan. Nyai Hasanah menyebutkan seluruh uang takziah yang terkumpul dibawa kabur.
Menurut informasi warga, kasus serupa pernah terjadi dua hingga tiga tahun lalu dengan ciri-ciri pelaku yang mirip. Namun belum dapat dipastikan apakah pelakunya orang yang sama.
Hingga kini, identitas perempuan tersebut belum diketahui, tak satu pun warga sekitar mengenalnya. Keluarga berharap pelaku segera tertangkap agar kejadian serupa tak terulang di tengah suasana duka warga lainnya.
Aksi tersebut viral di media sosial Instagram @info_cipayung. Terlihat dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) pelaku lari ke luar usai melancarkan aksinya di rumah duka di Jalan Dukuh IV, Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/3).
Terduga pelaku diklaim juga pernah melakukan aksi serupa di beberapa tempat seperti di Jalan Damai Lubang Buaya pada 22 Desember 2025 dan di Jalan Bambu Kuning, Bambu Apus, pada 4 Februari 2026.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Modus jadi pelayat, perempuan curi uang takziah di Jaktim
Pewarta: Siti Nurhaliza
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
