Selama lima ronde pertama, Han menemukan ritmenya di jarak menengah, mendarat dengan mulus sementara Angel kesulitan memperpendek jarak.
Benturan kepala di ronde keempat membuat Han terluka, tetapi alih-alih menyerah, dia justru menggandakan pukulan jab-nya dan mulai mengatur tempo.
Di ronde keenam, Han meningkatkan tekanan, memadukan pukulan lurus ke atas dengan hook tubuh yang tajam. Angel menunjukkan kegigihan dan ketangguhan, tetapi petinju asal Kolombia itu tidak mampu membalikkan keadaan.
Han menutup ronde dengan kuat, bertinju dengan gerakan dan volume, menyapu bersih ronde terakhir dan memastikan kemenangannya.
Dengan kemenangan itu, Han yang mampu mengatasi agresi dan ritme tinggi dari Angel, tetap tak terkalahkan serta mempertebal rekor kemenangan menjadi 11 kali dengan tiga kemenangan knockout (KO).
Sedangkan, Angle yang gagal merebut gelar juara harus menambah catatan kekalahan menjadi dua kali dengan tujuh kemenangan (tiga KO) dan dua hasil seri.
"Kemenangan ini menandai keberhasilan Han mempertahankan gelar pertamanya dan semakin mengukuhkannya sebagai salah satu pemain kunci di kelas ringan," demikian pernyataan WBA.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menang angka atas Angel, Stephanie Han pertahankan juara dunia WBA
