BRIN: Indonesia punya potensi obat herbal sangat besar

id brin,obat herbal,tanaman obat,biodiversitas Indonesia,kedaulatan obat,bahan baku obat,industri obat,keanekaragaman hayat,berita palembang, berita sums

BRIN: Indonesia punya potensi obat herbal sangat besar

Ilustrasi: Taman toga bisa juga dibangun bersama dalam sebuah lingkungan masyarakat. ANTARA/Sizuka. (Sizuka)

Dengan demikian, lanjutnya, insiden berebut obat dan kelangkaan obat yang terjadi saat era pandemi COVID-19 tidak akan terulang.

"Itu (bahan baku obat) salah satu bentuk kedaulatan dan ketahanan era modern ini yang justru jauh lebih penting daripada bukan hanya masalah perang," kata Handoko.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa membuat bahan baku alam menjadi obat-obatan butuh proses yang cukup panjang tidak hanya dari aspek riset, tetapi juga aspek pengembangan teknologi proses.
Beberapa tumbuhan, kata dia, diketahui bisa menjadi bahan baku parasetamol, namun untuk membuat mesin yang bisa memproses tumbuhan menjadi parasetamol secara konsisten masih menjadi tantangan saat ini.
Handoko menegaskan pihaknya terus berusaha menjalin berbagai kerja sama dengan industri kesehatan agar Indonesia dapat menciptakan obat dan alat kesehatan secara mandiri berbekal sumber daya biodiversitas tersebut.
"Industri yang membuat mesin tidak ada di Indonesia. Itu sebabnya mau tidak mau kita harus bermitra dengan industri manufaktur," ucapnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BRIN: Indonesia punya potensi obat herbal yang sangat besar

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.