Logo Header Antaranews Sumsel

BPBD OKU minta warga ikut respon cepat titik api

Jumat, 6 Oktober 2023 19:22 WIB
Image Print
Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi. (ANTARA/Edo Purmana/23)

Baturaja (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan meningkatkan patroli untuk mencegah terjadinya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu.

Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi di Baturaja, Jumat, mengatakan bahwa patroli tersebut melibatkan Tim Satgas Karhutla OKU dari TNI, Polri dan jajaran pemerintah daerah setempat.

Patroli tersebut dilakukan di beberapa kecamatan yang dipetakan rawan karhutla untuk mengantisipasi peristiwa kebakaran hutan ataupun lahan yang rentan terjadi saat musim kemarau.

"Kita ketahui bersama sejak beberapa hari terakhir karhutla marak terjadi di Kabupaten OKU," katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, sebagai upaya pencegahan Satgas Karhutla OKU menyisir daerah-daerah yang dianggap rawan terjadi karhutla sekaligus dilakukan pemadaman jika menemukan titik api.

"Selain itu, sebagai upaya pencegahan kami juga meningkatkan koordinasi dengan lintas sektor untuk percepatan penanganan karhutla sedini mungkin," ujarnya.

Koordinasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk menentukan langkah pencegahan sekaligus penanganan karhutla agar Kabupaten OKU benar-benar bebas dari bencana kabut asap.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar, terutama saat musim kemarau karena berpotensi menimbulkan karhutla.

Sosialisasi tentang larangan membuka lahan pertanian dengan cara dibakar terus digencarkan baik secara langsung maupun melalui spanduk yang dipasang di seluruh kecamatan di Kabupaten OKU.

"Karena peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk pencegahan karhutla dengan tidak membakar hutan untuk dijadikan lahan pertanian," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026